Agnes Rahajeng Bawa Konsep Dewi Sri Jadi National Costume Miss Supranational 2026
VIVIA MEDIA — Agnes Rahajeng terus mematangkan persiapannya setelah dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026. Perempuan asal Banten itu akan membawa nama Indonesia pada ajang Miss Supranational 2026 pada 31 Juli 2026 yang berlangsung di Polandia.
Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah National Costume yang akan dikenakannya di panggung internasional. Tak sekadar menghadirkan busana megah, kostum tersebut juga menyimpan filosofi mendalam tentang kekayaan budaya Nusantara sekaligus pesan keberlanjutan yang menjadi perhatian dunia saat ini.
National Costume yang akan dikenakan Agnes mengusung tema 'The Enchanted Harvest of Dewi Sri – Gemah Ripah Loh Jinawi: A Vision of a World that Thrives in Harmony'. Kostum itu merupakan karya desainer Welly Winald dan Pratama Anwar.
Kostum ini terinspirasi dari sosok Dewi Sri, yang dikenal sebagai simbol kemakmuran dalam budaya Nusantara. Melalui rancangan tersebut, ditampilkan visual mengenai hubungan harmonis antara manusia dan alam sebagai fondasi kehidupan yang berkelanjutan.
| Baca Juga: Tujuh Hari Umrah di Tanah Suci, Ruben Onsu Tampil dengan Brewok
Bulir-bulir padi berwarna keemasan menjadi lambang kemakmuran, sementara sayap yang membentang anggun melambangkan perlindungan serta harapan.
Detail-detail bermotif organik melengkapi keseluruhan desain sebagai representasi kelimpahan, keseimbangan, dan masa depan yang lestari.
Lebih dari sekadar busana kompetisi, National Costume ini membawa pesan bahwa kecantikan sejati lahir dari kepedulian terhadap sesama sekaligus komitmen menjaga bumi sebagai warisan bersama bagi generasi mendatang.
"Karya ini membawa pesan kuat bahwa kecantikan sejati terpancar ketika kita mampu mengangkat sesama, menjaga lingkungan, dan menginspirasi perubahan positif," jelas Agnes.
| Baca Juga: Arden Cho ‘KPop Demon Hunters’ Resmi Menikah, Bertemu Suami di Aplikasi Kencan
Membawa Karya Desainer dan Perajin Indonesia ke Panggung Dunia
Selama mengikuti rangkaian kompetisi di Polandia, Agnes juga akan memperkenalkan berbagai karya desainer dan perajin Indonesia.
1 2







