VIVIA MEDIA — Aktor China Xu Peng memilih vakum dari dunia hiburan dan kembali ke kampung halamannya di Provinsi Shandong.

Pria berusia 30 tahun itu kini membantu usaha keluarganya dengan berjualan sayuran di pasar tradisional.

Xu Peng, yang dikenal lewat sejumlah drama pendek vertikal (vertical short drama) di China menyebut perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kariernya.

| Baca Juga: Dulu Dihina, Kini Elly Sugigi Pamer Wajah Baru Hasil Oplas

Kata dia, semakin banyak rumah produksi beralih menggunakan AI untuk menekan biaya pembuatan drama.

Setelah menyelesaikan syuting pada Maret 2026, Xu Peng mengaku hampir tidak ada lagi tawaran akting yang datang.

Kondisi itu membuatnya harus pulang ke kampung halaman untuk membantu bisnis keluarga.

| Baca Juga: Mister Aloy Ungkap Alasan di Balik Lagu 'Don't Talk to Me' Batal Dibawakan Erika Carlina

Setiap hari, Xu mengendarai kendaraan listrik milik keluarganya menuju pasar sambil membawa sayuran hasil panen kakek untuk dijual.

Meski keputusan tersebut sempat membuat kerabat dan teman-temannya terkejut, Xu mengaku tidak mempermasalahkan profesi baru yang dijalaninya.

"Berakting hanyalah sebuah pekerjaan. Jika tidak ada peran yang harus diambil, saya akan mencari cara lain untuk mencari nafkah. Selama saya mencari nafkah dengan jujur melalui kerja keras, tidak ada hambatan yang tidak dapat saya atasi," ujar Xu.

| Baca Juga: Ria Resty Fauzy Luncurkan Single Terbaru, Sempat Vakum Lama Jadi Karyawan Kantoran

Kisah pemeran drama Blood River (2025) itu kemudian menjadi viral di media sosial. Foto dan video yang memperlihatkan dirinya berjualan sayuran mendapat banyak respons positif dari netizen.

(Foto : Istimewa)

Tak sedikit yang memuji sikapnya karena tetap bekerja keras tanpa merasa gengsi. Popularitasnya juga membuat sejumlah penggemar datang langsung ke pasar untuk memberikan dukungan sekaligus membeli dagangannya.

Menurut laporan HK01, saat berada di puncak kariernya, Xu Peng kerap menjalani proses syuting selama 15 hingga 16 jam setiap hari.

| Baca Juga: Gaya Kuku Favorit Putri Diana: French Manicure yang Simple Tapi Elegan

Dia dikenal berkat perannya sebagai karakter 'CEO dingin dan dominan' dalam berbagai drama mikro yang populer di China.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, teknologi AI berkembang sangat pesat di industri drama pendek Tiongkok karena mampu memangkas biaya produksi secara signifikan.

Laporan menyebutkan bahwa dari sekitar 128.000 drama mikro yang dirilis sepanjang kuartal pertama 2026, sekitar 122.000 judul diproduksi dengan bantuan teknologi AI. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: