Dulu Dihina, Kini Elly Sugigi Pamer Wajah Baru Hasil Oplas
VIVIA MEDIA — Elly Sugigi memperlihatkan wajahnya usai menjalani operasi plastik atau oplas pada bagian hidung dan mata. Perubahan wajah komedian berusia 55 tahun itu pun menuai beragam komentar netizen, mulai hujatan hingga pujian.
Perjalanan transformasi penampilan Elly memang berlangsung secara bertahap selama bertahun-tahun.
Pada awal kemunculannya, dia memiliki ciri khas berupa gigi depan yang renggang dan sedikit menonjol.

| Baca Juga: Ria Resty Fauzy Luncurkan Single Terbaru, Sempat Vakum Lama Jadi Karyawan Kantoran
Bentuk gigi itu tidak hanya menjadi identitas penampilannya di dunia hiburan, tetapi juga diakuinya membawa berkah dan rezeki.
Terbukti, Elly yang memulai kariernya sebagai koordinator penonton untuk berbagai program televisi mulai mendapat kesempatan tampil di layar kaca hingga akhirnya dikenal luas sebagai komedian sekaligus aktris.

Namun pada akhir 2019, Elly memutuskan untuk merapikan giginya dengan memotong bagian depan agar tampil lebih rapi dan meningkatkan rasa percaya diri.
| Baca Juga: Gaya Hidup dan Ketidakseimbangan Hormon di Balik Meningkatnya Kasus Kanker Endometrium
Pada tahun 2026, ibu tiga anak itu kemudian menjalani operasi plastik pada bagian hidung dan mata.

Hasilnya pun terlihat. Hidungnya tampak lebih mancung, sementara bentuk matanya terlihat lebih tegas dibandingkan sebelumnya.
Elly mengatakan keputusan melakukan oplas bukan semata demi penampilan, melainkan karena sudah lama ingin memperbaiki bagian wajah yang kerap menjadi sasaran hinaan.
| Baca Juga: Perdarahan Tidak Teratur Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Kanker Endometrium
"Alhamdulillah dari aku masuk dunia entertain sampai umur 55 tahun baru mau perbaiki diri karena apa? Karena banyak hal pastinya sehingga aku mau merubah fisik ku ini," tulisnya pada Rabu (1/7/2026).
Elly mengaku sempat mendapat tawaran menjalani operasi plastik di luar negeri secara gratis. Namun, dia memilih melakukannya di Indonesia karena merasa lebih aman.
"Tawaran dari negara lain aku tolak saat itu karena jujur meski di sana gratis semua tapi aku harus pegang bekal juga pastinya. Aku pilih di Indonesia aja karena rumah sakit pasti aman menurut aku," lanjutnya. (*)







