VIVIA MEDIA — Seri film 'Enola Holmes' seolah menjadi saksi perjalanan Millie Bobby Brown dari aktris cilik menjadi bintang besar. Di bulan Juli ini, kisah sang detektif remaja itu kembali menghiasi Netflix lewat 'Enola Holmes 3', melanjutkan petualangan serunya dalam mengusut kasus misterius.

Saat film pertama tayang pada 2020, usia Millie baru 16 tahun. Kini, di 'Enola Holmes 3', ia sudah berusia 22 tahun. Ketiga film tersebut sama-sama mengandalkan karisma alami Millie.

Pada dua film pertama yang disutradarai Harry Bradbeer, ia gemar memanfaatkan gaya Enola yang sering bicara langsung ke penonton (fourth wall break). Ekspresi wajah, lirikan mata, hingga gaya bicara khas Millie menjadi kekuatan utama film berlatar Inggris era revolusi industri itu.

Cerita sang adik Sherlock Holmes ini memang terkesan berlebihan dan penuh gaya. Tapi 'Enola Holmes 3', sama seperti dua film sebelumnya, tetap terasa ringan, lincah, dan yang terpenting, tidak dibuat terlalu serius. Saat ibu Enola, Eudoria, diperankan Helena Bonham Carter, muncul dan berkata bahwa semua ini "kekacauan yang menggemaskan", ucapan tersebut benar-benar menggambarkan keseluruhan dari isi film.

| Baca Juga: Yoo Ah in Diisukan Comeback Lewat 'Vampire' dan Gabung Agensi Baru

Jika dua film sebelumnya lebih condong ke genre remaja dengan sentuhan feminisme ringan, film ketiga ini terasa lebih dewasa dan membawa karakter Millie mendekati nuansa komedi romantis.

Di adegan pembuka seri ketiga ini, Enola sempat ragu menjelang pernikahannya dengan Lord Tewkesbury, yang diperankan oleh Louis Partridge, sebelum akhirnya bergegas menaiki kereta kuda menuju upacara pernikahan akbar yang berlokasi di Malta.

Keraguannya bukan soal perasaannya pada Tewkesbury, melainkan rasa takut kehilangan jati diri. Selama ini Enola berjuang keras membangun namanya sendiri di bawah bayang-bayang keluarga Holmes. Ia bahkan mendirikan agen detektif sendiri di London. Menjadi seorang istri nampaknya bukanlah hal yang Enola inginkan.

Namun, tiba-tiba, drama pernikahan Enola harus tertunda. Sherlock Holmes yang diperankan Henry Cavill, ternyata diculik. Enola harus turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

| Baca Juga: Pemeran 'Avatar: The Last Airbender', Miya Cech Dianiaya Orangtua Angkat

Penulis skenario Jack Thorne, yang mengadaptasi karakter ciptaan penulis Nancy Springer, memasukkan berbagai elemen ke dalam cerita di seri ketiga. Mulai dari rahasia keluarga, harta karun yang tenggelam, hingga subplot tentang kolonialisme Inggris yang membuat alur cerita Enola Holmes 3 terasa rumit. Namun, aksi-aksi khas dari Enola tetap menarik untuk disaksikan.

Meski sutradara Philip Barantini dianggap kurang mulus dalam menyatukan berbagai elemen cerita, ia tetap berhasil menjaga ritme khas film Enola yang cepat dan menyenangkan. Latar negeri Malta yang indah, dipadu dengan nuansa "kekacauan yang menggemaskan" ala Enola, menjadi panggung yang pas untuk terus menunjukkan pesona Millie Bobby Brown. (*)

Tags: