Siapkan Project Baru di Luar Kangen Band, Dodhy Bentuk Setengah 12
VIVIA MEDIA — Gitaris sekaligus pencipta lagu Kangen Band, Dodhy, memperkenalkan proyek musik baru bernama Setengah 12. Band ini dibentuk sebagai wadah alternatif untuk menyalurkan kreativitasnya tanpa meninggalkan Kangen Band yang hingga kini masih tetap berjalan.
Menurut Dodhy, kehadiran Setengah 12 berangkat dari pengalaman ketika Kangen Band sempat mengalami masa vakum. Kondisi tersebut membuatnya menyadari pentingnya memiliki ruang berkarya yang tetap bisa berjalan dalam berbagai situasi.
"Saya tetap mencintai Kangen Band dan berharap band ini terus berjalan. Tapi sebagai musisi saya juga harus menyiapkan sekoci. Kalau suatu saat ada keadaan yang membuat band vakum, saya tetap punya wadah untuk terus berkarya dan menciptakan lagu," ujar Dodhy.
| Baca Juga: Lewat Lagu ‘Sepanjang Jalan’, Tiga Musisi Muda Tanah Air Hidupkan Napas Utama Film 'Moana'.
Melalui Setengah 12, Dodhy mencoba menghadirkan warna musik yang berbeda dari karya-karyanya bersama Kangen Band. Band ini mengusung konsep pop dengan sentuhan yang lebih segar, mengikuti perkembangan selera pendengar sekaligus menjadi ruang eksplorasi musikal bagi para personelnya.
Nama Setengah 12 juga memiliki cerita tersendiri. Dodhy mengungkapkan, nama tersebut muncul secara spontan setelah proses rekaman lagu perdana mereka selesai tepat pada pukul setengah dua belas. Momen itu kemudian dipilih sebagai identitas band karena dinilai sederhana, unik, dan mudah diingat.
Setengah 12 diperkuat oleh tiga personel, yakni Dodhy sebagai gitaris sekaligus penulis lagu, Mars yang dipercaya mengisi posisi vokalis, serta Praha sebagai drummer. Dodhy menilai karakter vokal Mars menjadi salah satu kekuatan utama yang diharapkan mampu memberikan ciri khas bagi band tersebut.
| Baca Juga: Konser BTS di Chile Terancam Batal, ARMY Protes Turun ke Jalan!
Sebagai langkah awal, Setengah 12 telah menyiapkan lima lagu. Single perdana berjudul 'Energi' dipilih sebagai pembuka perjalanan mereka di industri musik Indonesia.
Seluruh karya Setengah 12 diproduksi melalui label yang didirikan Dodhy sendiri. Langkah ini diambil agar proses produksi hingga perilisan musik dapat dilakukan secara lebih mandiri dan sesuai dengan arah kreatif yang diinginkan.
"Saya percaya Setengah 12 akan menjadi energi baru bagi penikmat musik Indonesia," tutup Dodhy. (*)







