VIVIA MEDIA — Barasuara membuka babak baru perjalanan musik mereka lewat single terbaru berjudul 'Sementara'. Lagu yang dirilis pada 10 Juli 2026 ini membawa pesan tentang bagaimana seseorang menghadapi rencana yang tidak berjalan sesuai harapan, lalu belajar menerima keadaan sambil mencari kemungkinan baru.

'Sementara' menjadi lagu baru pertama Barasuara setelah mereka merilis album ketiga Jalaran Sadrah pada 2024. Lagu ini ditulis oleh Iga Massardi dan diproduseri langsung oleh Barasuara, dengan formasi Iga Massardi (vokal, gitar), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal), Gerald Situmorang (bas), Tj Kusuma (gitar), serta Marco Steffiano (drum).

Menurut Iga, lagu tersebut berangkat dari pengalaman banyak orang yang harus menghadapi kenyataan berbeda dari rencana awal yang sudah dibuat.

“'Sementara’ itu secara lirik intinya adalah kita selalu punya rencana, keinginan, cita-cita atau apa pun itu. Tapi kadang itu enggak berjalan sesuai yang kita harapkan. Kita mengalami kegagalan atau apa pun itu di tengah jalan. Tapi sebetulnya, kegagalan itu tanpa kita sadari di saat terjadi, itu membuka jalan lain yang kita juga belum tahu itu apa,” kata Iga.

| Baca Juga: Cici Paramida, Ikke Nurjanah dan Kristina Siap Tampil Maksimal di Konser 3 Kembang

Ia menjelaskan, lagu ini tidak hanya berbicara tentang kegagalan, tetapi juga tentang proses menerima sesuatu yang sudah terjadi dan tetap berusaha menemukan arah yang lebih baik.

“Intinya tentang itu: mengikhlaskan apa yang terjadi di saat itu, dan berharap sambil berusaha untuk menemukan akhir atau jalan yang lebih baik dari apa yang kita rencanakan,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Asteriska. Menurutnya, 'Sementara' menggambarkan proses emosional seseorang ketika harus menghadapi kehilangan atau harapan yang tidak terwujud.

“Penerimaan adalah tahapan akhir dalam proses emosional seseorang setelah harapan yang pupus atau kehilangan. Pada akhirnya manusia mampu merelakan meski butuh waktu. Lagu ini mengajak pendengar untuk percaya bahwa dari duka dan runtuhnya ekspektasi bisa muncul harapan atau kekuatan baru. Bukan penghapusan rasa, melainkan cara baru untuk melangkah,” ujar Asteriska.

| Baca Juga: April DA7 Resmi Debut Lewat Single 'Menyala', Lagu Ciptaan Charly van Houten

Menariknya, perjalanan lagu ini juga tidak berlangsung singkat. Ide awal 'Sementara' sebenarnya sudah muncul sejak 2022 ketika Iga membuat draf pertamanya. Namun, lagu tersebut belum masuk dalam proses pengerjaan album Jalaran Sadrah.

Baru pada awal 2026, ketika Barasuara mulai menyiapkan materi baru, lagu tersebut kembali diajukan Iga kepada para personel lainnya dan mendapat respons positif.

Puti Chitara mengaku langsung melihat potensi lagu tersebut saat pertama kali mendengarnya.

“Saat pertama kali dengar, langsung merasa lagu ini catchy banget. Secara lirik, nada dan melodi lebih matang dan dewasa. Musiknya simpel tapi dalam,” kata Puti.

| Baca Juga: Debut di Jalur Musik, Anthony Hopkins Rilis Album 'Life Is a Dream'

Berbeda dari beberapa karya sebelumnya yang membutuhkan waktu panjang dalam proses penggarapan, “Sementara” justru diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Proses rekaman dilakukan sepanjang April hingga Mei 2026, mulai dari vokal, instrumen, hingga pengisian bagian alat musik tambahan.

Dalam lagu ini, Barasuara juga melibatkan musisi tamu Bass G yang memainkan baritone saxophone dan tenor saxophone, serta Ami Purba pada bagian terompet.

Setelah proses rekaman selesai, tahap mixing dilakukan oleh Stevano dan mastering oleh Dimas Pradipta pada Juni 2026.

Gerald Situmorang mengatakan proses pengerjaan lagu kali ini terasa berbeda dibandingkan karya-karya Barasuara sebelumnya.

“Kalau zaman dulu, Barasuara bisa berbulan-bulan untuk mengerjakan satu lagu,” kata Gerald, yang juga mengisi synthesizer dan gitar selain bermain bas.

Sementara itu, Marco Steffiano menyebut proses yang lebih cepat tersebut menjadi bagian dari cara baru Barasuara dalam berkarya.

“Memang ingin memaksakan diri untuk enggak terlalu banyak berpikir,” ujar Marco.

Selama 14 tahun perjalanan bermusik, Barasuara telah melewati berbagai fase dalam karier mereka. Salah satu momen yang cukup berpengaruh terjadi ketika lagu 'Terbuang dalam Waktu' dan 'Pancarona' digunakan dalam film Sore: Istri dari Masa Depan pada 2025. Kedua lagu tersebut kemudian semakin dikenal oleh pendengar yang lebih luas.

| Baca Juga: Funky Kopral Pastikan Single 'Terus Melangkah' Jadi Pembuka ke Album Baru

Bagi Barasuara, perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap karya memiliki waktunya sendiri untuk menemukan pendengar. Hal itu juga menjadi semangat yang mereka bawa saat merilis “Sementara”.

Iga mengatakan, tujuan utama Barasuara dalam membuat musik tetap berangkat dari kecintaan mereka terhadap karya itu sendiri, bukan sekadar mengejar popularitas.

“Kami selalu balik ke alasan pertama Barasuara dibikin: karena musiknya. Kalau lagunya viral, kami anggap itu sebagai bonus dari kerja keras. Tapi kalau itu enggak terjadi, kami cuma berharap lagunya akan menemukan tempatnya sendiri, entah kapan itu. Kalau memang belum berhasil, kami tidak menganggap itu sebuah kegagalan. Itu proses saja,” kata Iga.

| Baca Juga: Louis Tomlinson 'One Direction' Gelar Konser Sambil Nobar Piala Dunia 2026

Melalui 'Sementara', Barasuara berharap lagu tersebut dapat menemani pendengar yang sedang menghadapi masa sulit, terutama mereka yang harus menerima kenyataan yang berbeda dari rencana sebelumnya.

“Semoga lagu ini bisa dinikmati dan menjadi teman untuk kawan-kawan yang sedang dalam situasi yang tidak sesuai dengan rencana dan cita-citanya,” ujar Tj.

Setelah perilisan single ini, Barasuara juga tengah menyiapkan materi-materi baru yang nantinya akan menjadi bagian dari album keempat mereka. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: