VIVIA MEDIA — Sebelum terkenal sebagai artis seperti sekarang, Fajar Sadboy dulunya memiliki kisah hidup yang memilukan. Ia pernah menjadi korban perundungan, dihina stres dan gila.

Mirisnya, bukan hanya Fajar seorang yang dihina, tapi juga orangtuanya. Hal tersebut diungkap oleh ibundanya, Rahmiyati Humola, dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo, Kamis (9/7/2026).

"Bukan cuma teman, semua orang (menghina), sekalian sama orang tua juga (dihina)," kisah Rahmiyati.

"Jadi streslah, orang gilalah. Kan sering dia (Fajar) enggak pakai sandal berjalan. Pulang ke rumah, pokoknya karu-karuan badannya, bajunya," sambungnya.

| Baca Juga: Curhat Nicole Parham: Bayi Newborn Nyaris Celaka, Diduga Akibat Kelalaian Suster

Rahmiyati juga mengisahkan bahwa Fajar dibesarkan dalam kehidupan yang sangat sederhana olehnya dan suami. Pernah semasa kecil, pemuda berusia 19 tahun itu hanya makan nasi dibumbui garam.

"Dia tuh apa adanya. Makan aja sering makan nasi sama garam. Umur masih anak TK-kan, kita lagi susah semuanya, bukan cuma keuangan," ungkapnya.

Bukan cuma itu, Fajar juga pernah mengalami mati suri selama 14 hari saat berusia 13 tahun. Kejadian itu terjadi setelah ayahnya menebang pohon berusia ratusan tahun di belakang rumah.

"Jadi aku tiap sore mindahin sapi tuh di situ, kasih makan sapi, terus dipotonglah itu (pohon). Bapak saya ngajak temannya nyuruh potong. Terus ada yang minta baca doa dulu, bapak aku kayak bodo amat," kisah bintang sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' itu.

| Baca Juga: Gaya Hidup dan Ketidakseimbangan Hormon di Balik Meningkatnya Kasus Kanker Endometrium

Tiga hari setelah pohon ditebang, Fajar bermimpi dirasuki sebuah makhluk hitam besar. Ia mulai sakit-sakitan, lalu mengalami mati suri.

"Awalnya itu kan dia sakit. 14 hari itu dia enggak bisa bangun. Katanya mati suri lah gitu," tutur Rahmiyati.

1 2

Tags: