VIVIA MEDIA — Perjalanan panjang Project Pop di industri musik Indonesia akan dirayakan melalui sebuah konser tunggal. Grup yang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa humor dan dekat dengan kehidupan sehari-hari itu akan menggelar pertunjukan bertajuk 'Forever Young Forever Fun' untuk menandai 30 tahun perjalanan mereka berkarya.

Konser tersebut akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada 8 Agustus 2026. Dalam pertunjukan ini, para personel Project Pop, yakni Yosi, Udjo, Tika Panggabean, Gugum, dan Odie, akan kembali tampil bersama di hadapan para penggemar.

Bagi Project Pop, konser ini bukan hanya perayaan usia perjalanan grup, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali kebersamaan yang sudah mereka bangun sejak awal terbentuk.

Konser ini dipromotori oleh Northstar Entertainment. Chairi Ibrahim selaku perwakilan promotor mengungkapkan, ide menggelar konser tunggal Project Pop muncul setelah dirinya melihat langsung penampilan grup tersebut dalam sebuah festival musik.

| Baca Juga: Kahitna Siapkan Konser 40 Tahun, Bakal Jadi Momen Spesial Untuk Para Soulmate

Menurut Chairi, penampilan Project Pop saat itu membuatnya yakin bahwa grup tersebut memiliki potensi untuk menghadirkan pertunjukan besar. Namun, rencana tersebut sempat mendapat keraguan dari para personel Project Pop yang belum yakin untuk membuat konser berskala besar.

"Mereka masih belum yakin buat konser besar. Cuma karena gua basket bareng Udjo, ya gua kasih penjelasan lagi. Sampai akhirnya mereka bilang siap, yaudah let's do it," tegas Chairi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).

Untuk konser 30 tahun ini, Northstar Entertainment menyiapkan konsep panggung yang berbeda dari penampilan Project Pop sebelumnya. Mereka ingin menghadirkan pertunjukan dengan tata visual dan pencahayaan yang lebih besar, termasuk memasukkan beberapa elemen dari konsep panggung musik Korea Selatan.

Chairi mengatakan, konsep tersebut dipilih karena ada sejumlah pendekatan yang dianggap sesuai dengan karakter Project Pop yang mengutamakan hiburan dan penampilan yang energik.

| Baca Juga: Jelang Tur Konser Anniversary, BIGBANG Bersiap Rilis Lagu Baru

"Karena emang agak mendekati ya Project Pop dengan K-Pop. Jadi sebenarnya untuk proses kreatif, kami dibantu juga oleh Kemot sebagai Creative Director. Dan saya juga berdiskusi dengan beliau, akan ada treatment-treatment yang akan hampir sama lah dengan K-Pop," ujar Chairi Ibrahim.

Tidak hanya mengandalkan tata panggung, pihak promotor juga menyiapkan sejumlah elemen kejutan dalam pertunjukan tersebut. Salah satunya adalah penggunaan properti panggung seperti lift, meski disesuaikan dengan kondisi para personel Project Pop yang sudah tidak muda lagi.

"Kita coba akan ada lift. Cuman mungkin karena bapak-bapak ini udah cukup usianya, mungkin lift-nya nggak tinggi-tinggi aja ya kan. 30 cm, 30 cm. Kita coba agak naik cuman nantilah ada treatment sendiri lah ya kan," tutupnya.

Di sisi lain, Project Pop memastikan konser ini tetap membawa karakter utama mereka, yaitu kebersamaan dan kedekatan dengan penonton. Udjo mengatakan, selama tiga dekade perjalanan grup, tidak pernah ada pergantian personel.

Ia menyebut hubungan antaranggota Project Pop sudah berkembang lebih dari sekadar rekan bermusik. Bagi mereka, grup tersebut sudah menjadi keluarga yang terus berjalan bersama.

| Baca Juga: Lewat Single 'Drip', Ticya Ngaku Centil dan Suka Bercermin

"Ya berjalannya waktu, tahun ke tahun kami terus bersama-sama dan tidak ada pergantian personel sampai saat ini. Kami tetap bersama-sama, apapun rezekinya kami tidak pernah membandingkan rezeki itu dengan grup lain. Kami cuma mau bareng bareng terus. Karena sebenarnya kami itu bukan hanya sekadar grup, tapi sudah sebagai keluarga," pungkasnya.

Penampilan Inul dan Musisi Lain

Selain menghadirkan penampilan dari para personel utama, konser “Forever Young Forever Fun” juga akan diramaikan dengan kolaborasi bersama sejumlah musisi.

Salah satu nama yang dipastikan hadir adalah penyanyi dangdut Inul Daratista.

Kolaborasi lintas genre ini menjadi bagian dari konsep Project Pop untuk menghadirkan pertunjukan yang dapat dinikmati oleh berbagai generasi.

Yosi Mokalu mengatakan, Inul dipilih karena memiliki posisi penting dalam perjalanan musik Indonesia, khususnya di genre dangdut.

| Baca Juga: Inul Daratista Kenang Berangkat Manggung Naik Truk, Honor Cuma Puluhan Ribu Rupiah

“Karena memang beliau ini salah satu ikon, legend lah ya. Walaupun mungkin ada beberapa juga ikon dangdut yang sempat kami coba, tapi akhirnya kami putuskan bahwa yang paling cocok memang Bunda Inul,” kata Yosi.

Kerja sama antara Project Pop dan Inul Daratista sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, mereka pernah berkolaborasi dalam lagu 'Dangdut Is The Music of My Country'.

Tika Panggabean menyebut, kolaborasi dalam bentuk lagu tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah penampilan langsung di atas panggung.

“Jadi kayaknya lucu ya, kolaborasi di dalam album itu terus kita wujudkan dalam bentuk visualnya,” ujar Tika.

| Baca Juga: Justin Bieber Dipastikan Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026

“Sebenarnya Mbak Inul itu juga turut punya andil. Waktu pertama kali kami buat ‘Dangdut Is The Music of My Country’, di video klipnya itu kan juga ada,” lanjut Udjo.

Selain Inul Daratista, Project Pop juga akan menghadirkan P-Project dan grup vokal New Pusat Dunia (NPD) dalam konser tersebut.

“Kami juga akan mengajak kolaborasi New Pusat Dunia atau Trio NPD, yaitu Mario, Niky, dan Kak Kev,” tutur Tika.

Dalam konser ini, Project Pop juga akan membawakan sejumlah lagu yang sudah dikenal publik dengan aransemen baru. Selain menjadi perayaan perjalanan tiga dekade, pertunjukan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada Oon, salah satu personel Project Pop yang meninggal dunia pada Januari 2017. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: