VIVIA MEDIA — Sebuah reuni sekolah dasar yang seharusnya menjadi ajang temu kangen justru berubah menjadi pusaran emosi bagi Ocha, karakter utama dalam serial berjudul A Little White Lie.

Diperankan oleh Callista Arum, serial ini mengangkat premis tentang cinta terpendam, rahasia masa lalu yang berlapis, serta peliknya persahabatan di tengah kehidupan dewasa.

Cerita berpusat pada sosok Ocha, seorang gadis yang dikenal jenius di angkatannya.

Namun, kecerdasan tersebut tidak lantas membuat hidupnya berjalan mulus. Ocha harus menghadapi kenyataan pahit saat dirinya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

| Baca Juga: Film 'Ketok Mejik', Kisah Musisi yang Berusaha Bangkitkan Lagi Bengkel Legendaris

Di titik terendah hidupnya itulah, ia harus menghadiri reuni SD yang digelar di Hotel Gala, sebuah hotel mewah milik Adit (Jerome Kurnia), yang merupakan kakak kelasnya saat masa sekolah.

Jebakan Nostalgia dan Rahasia di Balik Surat

Kehadiran Ocha di reuni tersebut bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan sebuah perjuangan melawan rasa minder di hadapan teman-teman lamanya yang kini tampak sukses dan mapan. Namun, di balik kemegahan Hotel Gala, sebuah rahasia besar mulai terungkap.

Adit ternyata telah menyimpan perasaan mendalam terhadap Ocha sejak lama. Ia bahkan pernah meminta bantuan Bintang (Junior Roberts) untuk menyembunyikan surat-surat cinta di laci meja Ocha saat mereka masih sekolah.

Kini, Ocha dihadapkan pada pilihan sulit: memilih sosok yang selama ini menemaninya secara anonim melalui surat rahasia, atau pria yang jelas-jelas ada di depan matanya—sosok yang memang sudah ia sukai sejak masa sekolah.

| Baca Juga: Konflik Marsha Aruan dengan Chicco Jerikho di 'Terlanjur Mencintaimu' Siap Kuras Emosi Penonton

Tiga bintang utama serial yang tayang di Maxstream TV dan diproduksi oleh Unlimited Production meninggalkan kenangan tersendiri bagi tiga pemeran utamanya, Jerome Kurnia, Calista Arum hingga Junior Robert.

Callista Arum Gali Karakter Ocha yang Berlapis

Callista Arum mengaku sangat antusias sekaligus tertantang saat memerankan karakter Ocha. Menurutnya, Ocha bukanlah karakter yang sederhana, melainkan sosok yang memiliki banyak lapisan emosi.

"Aku senang banget bisa terlibat dalam proyek ini. Saat menggali karakter Ocha bersama sutradara, Mas Sondang, kami banyak mengobrol. Ternyata Ocha itu ber-layer, dia tidak cuma sekadar pintar, tapi ada banyak sisi lain yang harus ditonjolkan," ungkap Callista di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026).

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada produser Oswin Bonifanz dan sutradara Sondang Pratama yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

| Baca Juga: Rayakan Satu Dekade, Intip Bocoran Dokumenter Spesial Reuni Cast Drakor 'Goblin'

Bagi Callista, suasana syuting yang menyenangkan bersama para pemain lain menjadi salah satu kenangan inti (core memory) dalam kariernya.

"Syuting ini tuh seru banget aku ketemu cast-cast yang emang semuanya fun. Everybody is just so fun and happy kerjanya itu happy-happy terus ketawa-ketawa terus. So it was, it's one of my core memories," kenangnya.

Junior Roberts: Tantangan Jadi Cowok 'Green Flag' di Menit Terakhir

Junior Roberts, yang memerankan karakter Bintang, membagikan pengalaman uniknya saat bergabung dalam proyek ini. Ia mengaku sempat merasa gugup karena bergabung hanya beberapa hari sebelum proses reading dimulai.

"Awalnya deg-degan banget karena aku masuk di judul ini H-minus berapa hari saja. Prosesnya sangat mepet," ujar Junior.

| Baca Juga: Jelang Tayang, Para Pemain 'Lastri: Arwah Kembang Desa' Ziarah Makam Gary Iskak

Namun, ia merasa terbantu oleh bimbingan sutradara dan dukungan dari rekan-rekan pemain di lokasi syuting. Selain kendala waktu, Junior juga menghadapi tantangan dalam menghidupkan karakter Bintang yang digambarkan sebagai sosok pria green flag dengan gaya bicara yang lembut.

"Aku jarang dapat karakter seperti Bintang yang lembut banget omongannya. Itu tantangan tersendiri buat aku. Tapi untungnya semua berjalan lancar karena suasana di lokasi sangat positif dan terasa seperti keluarga," tambahnya.

Jerome Kurnia Berhasil Wujudkan Mimpi

Bagi Jerome Kurnia, memerankan tokoh Adit adalah sebuah impian yang menjadi kenyataan. Sejak lama, ia mendambakan bisa memainkan karakter yang ditulis oleh penulis naskah kenamaan, Cassandra Massardi.

"Jujur, aku dari dulu ingin banget memerankan karakter yang ditulis oleh Cassandra. Apalagi ini adaptasi dari buku yang banyak peminatnya. Aku senang bisa menjadi bagian dari orang yang merealisasikan buku ini menjadi tontonan," kata Jerome.

| Baca Juga: Film 'Suanggi: Ilmu Kutukan' Rilis Teaser, Angkat Sosok Horor dari Indonesia Timur

Ia menilai karakter Adit sangat kompleks, terutama dari segi gestur dan perkembangan cerita. Jerome meyakini bahwa penonton akan merasakan kebahagiaan para pemain melalui akting yang mereka suguhkan di layar.

Sentuhan Realitas dalam Naskah Cassandra Massardi

Penulis naskah, Cassandra Massardi, mengungkapkan bahwa dirinya sudah memetakan kemampuan para pemain sejak awal. Hal ini memudahkan dirinya untuk menciptakan tantangan emosional yang pas bagi Callista dan kawan-kawan.

"Aku sudah mengikuti karier mereka, jadi aku tahu capability mereka seperti apa.Aku membuat naskah yang bisa memancing emosi mereka agar memberikan tontonan yang menantang bagi audiens," jelas Cassandra.

Ia juga memasukkan unsur-unsur permasalahan sehari-hari yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Kedalaman cerita A Little White Lie bahkan membuat sang penulis sendiri merasa terharu.

| Baca Juga: Diana Pungky Debut Layar Lebar Lewat Film ‘5 cm: Revolusi Hati’

"Ada episode yang saat aku tonton sendiri, padahal aku yang menulisnya, aku sampai bisa menangis," pungkasnya.

Serial adaptasi dari novel ini mulai tayang di Netflix sejak 15 Juli 2026 dan akan tersedia juga di MAXSTREAM mulai 22 Juli 2026. (*)

1 2 3 4 SHOW ALL

Tags: