VIVIA MEDIA — Berlliana Lovell mengungkap kabar terbaru tentang Tina, tikus hitam peliharaan yang sempat viral di media sosial. Hewan yang awalnya ditemukan di apartemennya itu kini telah menjadi sahabat setia sang artis selama hampir sembilan bulan.

Keputusan Berlliana memelihara seekor tikus sempat mengundang beragam reaksi. Banyak yang mengaku heran karena tikus identik dengan hewan yang dihindari kebanyakan orang. Namun, Berlliana justru menunjukkan kasih sayang kepada Tina dan merawatnya layaknya hewan peliharaan pada umumnya.

Saat berkunjung ke kantor Vivia Media di Jakarta pekan lalu, Berlliana memang tidak membawa Tina. Namun, ia dengan antusias menceritakan perkembangan hewan kesayangannya tersebut.

"Baik," jawab Berlliana singkat ketika ditanya kondisi Tina.

| Baca Juga: Pangling Banget! Kyuhyun Super Junior Ikutan Tren Makeup Wanghong

Penyanyi dan artis seni peran yang dikenal lewat sejumlah film dan serial ini memastikan Tina masih tinggal bersamanya di apartemen. Menariknya, menurut Berlliana, tikus peliharaannya itu tidak memerlukan penjagaan khusus.

"Lah, dia enggak perlu dijagain, dia udah bisa jaga diri sendiri dia," ujarnya sambil tertawa.

Berlliana juga mengungkapkan bahwa masa kebersamaannya dengan Tina kini sudah memasuki bulan kesembilan. "Hampir setahun, iya, sembilan bulan," katanya.

Meski tergolong hewan yang tidak biasa dipelihara, Berlliana tetap memberikan perawatan rutin kepada Tina. Ia mengaku memandikan tikus tersebut setiap dua minggu sekali.

| Baca Juga: Film 'Ketok Mejik': Chika Waode Latihan Pakai Golok, Berlliana Canggung jadi Pacar Agus Kuncoro

"Enggak, mandiin itu dua minggu sekali," ungkapnya.

Untuk urusan makanan, Berlliana memilih memberikan pakan hamster sesuai anjuran dokter hewan. "Makannya pakai makanan hamster," jelasnya.

Ia juga menyediakan kandang yang ukurannya lebih besar dibanding kandang hamster biasa. Namun saat berada di apartemen, Tina sering dibiarkan bebas berkeliaran.

"Aku kandangnya agak lebih besar. Tapi kalau lagi di apartemen sih aku bebasin," tuturnya.

Salah satu kebiasaan Tina yang membuat Berlliana semakin menyayanginya adalah sikapnya yang selalu mengikuti sang pemilik.

| Baca Juga: Rayakan Ultah Kucing yang ke-5, Ariel Tatum Buka Donasi untuk Kucing Jalanan

Menurut Berlliana, berbeda dengan tikus pada umumnya yang cenderung bersembunyi di sudut ruangan, Tina justru berjalan mengikuti langkah kakinya.

"Kalau lagi dibebasin, dia pasti ngikutin kaki aku jalan. Biasanya kan tikus ke kolong-kolong, kalau dia enggak," katanya.

Kedekatan itu rupanya hanya terjadi dengan Berlliana. Saat dipegang orang lain, Tina akan berusaha kembali kepadanya.

"Misalnya aku kasih ke orang lain, dia enggak mau, pasti balik lagi," ujarnya sambil tersenyum.

Selain diberi makan sekali sehari dalam porsi cukup banyak, Tina juga mendapatkan perawatan sederhana setiap hari. Berlliana mengaku rutin menyisir bulu Tina dan menggunakan bedak khusus agar kondisi bulunya tetap terawat.

"Disisir setiap hari. Minum, udah sih itu aja," katanya.

Ia juga menegaskan tidak memberikan vitamin maupun susu tambahan kepada hewan peliharaannya tersebut. Karena perawatannya cukup sederhana, Berlliana mengaku biaya memelihara Tina relatif murah.

"Lebih simpel," ucapnya.

| Baca Juga: Memelihara Anjing dan Kucing Bisa Kurangi Stres hingga Cegah Pikun

Meski dokter hewan telah memastikan Tina berjenis kelamin jantan, Berlliana mengaku tidak memiliki rencana untuk mengembangbiakkannya.

"Enggak, enggak mau dikembangbiakkan, pusing gua," katanya sambil tertawa.

Kisah Tina bermula ketika Berlliana pulang ke apartemennya setelah lama menjalani syuting di luar kota. Saat membersihkan unit yang lama kosong, ia melihat seekor tikus kecil berlari cepat di bawah televisi.

Awalnya, Berlliana mengaku merasa jijik dan berusaha menangkap hewan tersebut menggunakan kain. Namun, seiring waktu, rasa jijik itu berubah menjadi rasa sayang hingga akhirnya ia memutuskan merawat Tina sebagai hewan peliharaan.

Kini, kisah unik Berlliana Lovell dan Tina masih terus menarik perhatian warganet. Hubungan keduanya menjadi bukti bahwa ikatan emosional antara manusia dan hewan bisa tumbuh, bahkan dari pertemuan yang tidak pernah diduga sebelumnya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: