Vino G. Bastian - Marsha Timothy Perankan Sosok Saling Bertentangan di Film 'Ayah Aku Mau Cerita'
VIVIA MEDIA — Pasangan suami istri Vino G. Bastian dan Marsha Timothy kembali dipertemukan dalam film 'Ayah Aku Mau Cerita'. Menariknya, kali ini mereka tidak memerankan pasangan yang saling mendukung, melainkan berada di kubu yang berbeda dalam sebuah konflik yang menjadi inti cerita.
Pertemuan keduanya menjadi salah satu daya tarik film terbaru produksi Falcon Pictures ini. Vino dan Marsha sama-sama memainkan karakter yang memiliki keyakinan masing-masing, sehingga setiap keputusan yang mereka ambil justru mempertemukan keduanya dalam situasi yang penuh ketegangan.
Vino memerankan Andi Budiman, seorang ayah yang hidup sederhana bersama keluarganya di Desa Banaran. Kehidupan mereka berubah ketika putri remajanya menjadi korban pelecehan. Peristiwa yang berawal dari upaya membela diri kemudian berkembang menjadi kasus hilangnya seorang pemuda yang diketahui merupakan anak tunggal seorang Kapolres.
Sejak saat itu, Andi harus menghadapi penyelidikan yang semakin dekat. Ia bukan sosok yang memiliki kekuasaan atau jabatan, tetapi berusaha melindungi keluarganya dengan kemampuan yang dimilikinya sebagai seorang ayah.
| Baca Juga: Indah Permatasari - Achmad Megantara Kenang Momen Kocak Syuting Film 'Ibadah dan Cinta' di Australia
"Andi adalah laki-laki biasa. Dia bukan orang yang selalu tahu jawaban dari setiap masalah. Justru karena itulah dia terasa nyata. Yang menggerakkannya hanya satu hal, yaitu cinta kepada keluarganya. Saya percaya, ketika seorang ayah dihadapkan pada pilihan yang mustahil, yang berbicara bukan logika lagi, melainkan hati. Dan itulah yang membuat saya sangat tersentuh setiap menjalani adegan demi adegan," kata Vino G. Bastian.
Sementara itu, Marsha Timothy mengaku pengalaman bermain dalam film ini terasa berbeda karena untuk pertama kalinya ia dan Vino diposisikan sebagai dua karakter yang memiliki pandangan bertolak belakang.
"Kami tidak sedang memainkan pasangan yang saling menopang. Kami justru dipertemukan dalam situasi yang membuat masing-masing karakter memiliki keyakinannya sendiri tentang apa yang benar. Ada ketegangan emosional yang sangat kuat karena setiap keputusan memiliki konsekuensi bagi banyak orang. Itu membuat film ini terasa sangat manusiawi," ujar Marsha.
Film yang disutradarai sekaligus ditulis oleh Danial Rifki ini mengangkat kisah tentang seorang ayah yang harus memilih antara mempertahankan keluarganya atau menghadapi kebenaran. Cerita tersebut dibalut dengan drama keluarga dan penyelidikan yang berkembang setelah hilangnya seorang pemuda.
| Baca Juga: Anne Hathaway Dibikin Mewek Usai Dapat Kado Baju Bayi Pasukan Troya 'The Odyssey'
Produser Falcon Pictures, Frederica, mengatakan cerita film ini dipilih karena dekat dengan kehidupan banyak orang.
"Semua orang pernah menjadi anak. Sebagian dari kita menjadi orang tua. Dan hampir semua orang mengenal seseorang yang diam-diam memikul beban demi keluarganya. Film ini lahir dari ruang itu. Kami ingin menghadirkan karya yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton pulang dengan hati yang lebih penuh, lebih hangat, dan mungkin, lebih menghargai keluarga yang selama ini ada di samping mereka," katanya.
Sementara itu, Danial Rifki berharap film ini tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga mengajak penonton merenungkan hubungan dengan orang-orang terdekat.
"Film ini berbicara tentang rasa bersalah, pengampunan, keadilan, dan cinta yang tidak mengenal syarat. Saya berharap ketika lampu bioskop menyala kembali, penonton membawa pulang satu pertanyaan sederhana: sudahkah kita benar-benar mendengarkan orang-orang yang kita cintai?" ujarnya.

Selain Vino G. Bastian dan Marsha Timothy, film ini juga dibintangi Niken Anjani, Ziva Magnolya, Gunawan Sudrajat, Pritt Timothy, Rizky Hanggono, Queen Lubis, Sadana Agung, Norman Akyuwen, Ibnu Gundul, Whani Darmawan, Faris Fadjar, dan Aksara Dena.
Falcon Pictures juga telah merilis trailer dan poster resmi Ayah Aku Mau Cerita. Film drama keluarga tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. (*)







