VIVIA MEDIA — Alamanda Pictures bersama Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka resmi meluncurkan film Pramuka, sebuah film petualangan keluarga yang mengusung pesan kuat tentang pendidikan karakter bagi generasi muda Indonesia.

Tak sekadar menghadirkan aksi yang menegangkan, film ini juga menanamkan nilai keberanian, kepemimpinan, disiplin, gotong royong, serta kepedulian sosial yang menjadi inti Gerakan Pramuka.

Peluncuran film ditandai dengan acara jumpa pers dan premiere yang dihadiri Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso, Sekretaris Jenderal Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Nugroho, jajaran pimpinan Kwarnas, Ketua Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang Jabodetabek, Produser Alamanda Pictures Amanda Latief, sutradara Alex Latief, serta para pemain film PRAMUKA.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso memberikan apresiasi atas kolaborasi yang menghadirkan film bertema kepramukaan sebagai media edukasi bagi masyarakat.

| Baca Juga: 'Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang' Jadi Film Horor Misteri yang Ramah Anak

"Film Pramuka merupakan langkah yang patut kita dukung bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter bangsa melalui media kreatif. Kami berharap film ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang menginspirasi," ujar Budi Waseso.

Ia menegaskan bahwa film ini memperlihatkan wajah Gerakan Pramuka yang sebenarnya. Menurutnya, Pramuka bukan hanya identik dengan kegiatan berkemah atau mengenakan seragam, melainkan proses pendidikan yang membentuk karakter, kepemimpinan, kecakapan hidup, kepedulian sosial, hingga rasa cinta tanah air.

Budi Waseso menilai perkembangan teknologi digital membuat film menjadi salah satu media paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak dan remaja.

Melalui kekuatan cerita dan visual, perfilman dinilai mampu menginspirasi sekaligus membangun karakter bangsa dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia.

| Baca Juga: Debut Produser, Elma Theana Angkat Kisah Nyata Perjuangan Adik Lewat Film ‘Anak-Anak Bambu’

Senada dengan hal tersebut, Produser Alamanda Pictures Amanda Latief mengatakan bahwa film PRAMUKA lahir dari keinginan menghadirkan tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral.

"Kami percaya sebuah film dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan. Melalui kisah petualangan anak-anak Pramuka, kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan merupakan bekal kehidupan yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata," kata Amanda.

Film Pramuka mengisahkan perjalanan Panji, anak berusia 12 tahun, bersama teman-temannya saat mengikuti perkemahan Pramuka Penggalang. Petualangan mereka berubah menjadi misi berbahaya ketika tersesat di tengah hutan dan tanpa sengaja menemukan markas persembunyian sindikat penculik anak.

Dengan mengandalkan keterampilan kepramukaan, kecerdikan, keberanian, dan kerja sama tim, Panji bersama sahabat-sahabatnya berusaha menyelamatkan adiknya yang menjadi korban penculikan sekaligus membebaskan anak-anak lain yang ditahan oleh sindikat tersebut.

Alur cerita dipenuhi aksi dan ketegangan yang memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat diterapkan dalam situasi nyata.

Peluncuran film PRAMUKA memiliki makna tersendiri karena berlangsung pada momentum peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus menjelang Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Momentum tersebut dinilai semakin memperkuat pesan film yang sejalan dengan tema Jambore Nasional XII, yakni "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan", sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: