VIVIA MEDIA — Sarwendah Tan akhirnya buka suara mengenai kepindahannya dari rumah Ruben Onsu di Cilandak, Jakarta Selatan. Ada sejumlah hal ia khawatirkan apabila terlalu lama tinggal di sana.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu. Ia menyampaikan, kliennya tidak ingin terseret masalah utang besar yang menjerat aset yang ditempatinya.

“Ternyata yang diberikan kepada klien kami ini bermasalah di bank, yang nilainya cukup fantastis. Klien kami tidak mau terseret lagi dengan pusaran itu,” jelas Chris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

| Baca Juga: Mediasi Pertama Ruben Onsu dan Sarwendah Belum Dapatkan Titik Temu

Karena sudah memiliki pendapatan pribadi, wanita berusia 36 tahun itu pun memutuskan pindah dengan kedua putrinya demi mencari kedamaian.

“Klien kami dengan finansial yang sudah mandiri ya, lebih baik pindah. Untuk mencari apa? Mencari kedamaian,” lanjutnya.

Chris menjelaskan, kekasih Giorgio Antonio itu kerap merasa tidak tenang selama tinggal di rumah tersebut.

Perasaan cemasnya semakin menjadi karena muncul ancaman penyitaan dan rencana lelang oleh pihak bank. Rekaman CCTV pada 11 Juli lalu pun menunjukkan adanya sejumlah pria yang diduga debt collector tengah mengintai rumah tersebut.

“Situasi-situasi yang tidak aman seperti itu yang tidak baik bagi anak-anak. Klien kami lebih memilih untuk pengin hidup tenang saja,” kata Chris.

| Baca Juga: Nasib Kekasih Sarwendah, Foto Giorgio Antonio Lenyap dari Poster Seri 'Bunga di Tepi Jurang'

Selain itu, tuduhan numpang hidup turut menjadi alasan kepindahannya.

“Pengin hidup tidak lagi dikait-kaitkan bahwa klien kami numpang segala macam. Ya itu menurut saya karena ada provokasi dan karena ada framing-framing tidak benar,” jelasnya.

1 2

Tags: