Bantah Kirim Debt Collector, Kuasa Hukum Buka Suara soal Utang Ruben Onsu
VIVIA MEDIA — Masalah harta gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah Tan kembali memanas. Selain biaya renovasi rumah, mereka juga meributkan kedatangan debt collector.
Sebagai informasi, Ruben telah mengaku bahwa ia menjadikan rumah yang ditempati Sarwendah dan kedua putri mereka sebagai jaminan utang bank.
Utang itu sendiri terpaksa diambil demi menuruti keinginan Sarwendah untuk renovasi rumah. Biayanya membengkak hingga Rp11,1 miliar.
| Baca Juga: Hanya Ucapkan Lewat Sosmed, Sule Tak Diundang ke Pernikahan Nathalie Holscher?
Sarwendah dan kedua putrinya sudah keluar dari rumah tersebut. Ia merasa cemas karena tempat yang ditempati menjadi jaminan utang bank, terancam dilelang, dan didatangi debt collector.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya angkat bicara mengenai hal tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak bank tidak pernah mengirim debt collector ke rumah yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan itu.
“Tadi, tadi nih ya, hari ini pihak BCA bilang, ‘Pagi Bang, sejauh ini dari tim nggak ada ngirim debt collector,’” kata Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran orang yang disebut-sebut mengawasi rumah Cilandak sangat tidak masuk akal.
Terkait kekhawatiran penyitaan rumah, bank pun tidak akan langsung mengusir penghuninya karena mereka memiliki prosedur yang jelas.
| Baca Juga: Nasib Kekasih Sarwendah, Foto Giorgio Antonio Lenyap dari Poster Seri 'Bunga di Tepi Jurang'
“Itu pasti ada berita acara, ada surat, kemudian ada pemberitahuan lelang, ada pengumuman koran, jadi mekanismenya seperti itu. Bukan kirim 15 orang hilir mudik gitu,” jelas Minola.
Status kredit Ruben Onsu kini sedang dalam tahap negosiasi dengan pihak bank.
1 2







