VIVIA MEDIA — Seniman visual sekaligus kreator konten, Muchlis Fachri, atau yang lebih akrab disapa Muklay, membawa kejutan baru di luar dunia seni rupa. Pria yang dikenal dengan karya-karya ilustrasi ikoniknya ini menyatakan kesiapannya untuk terjun dalam ajang bergengsi Kratingdaeng Red Bull Power Race.

Kompetisi yang akan diadakan di Basketball Hall Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada 10 Oktober 2026 terbilang tidak mudah. Ini merupakan perlombaan pertama di dunia yang menggabungkan kecepatan, strategi dan performa latihan beban tubuh dalam uji kemampuan atletik.

Para atlet harus menyelesaikan empat kali lari sejauh 400 meter dan tiga stasiun, lalu ada push-up, sit-up, squat dan lari lagi menuju garis finis.

Meski berangkat dari latar belakang seniman, Muklay tidak main-main dalam menghadapi tantangan fisik ini. Seniman 33 tahun ini mengungkapkan telah menjalani latihan intensif selama dua minggu terakhir untuk mempersiapkan fisiknya.

| Baca Juga: Viral, Seniman Ini Raup Rp22 Juta dari Jualan Sampah Hari Pernikahan Taylor Swift

"Persiapannya sudah dua minggu ini saya rutin latihan di gym. Fokusnya belajar teknik yang benar, mulai dari cara push-up, sit-up, hingga teknik squat yang tepat agar maksimal saat kompetisi nanti," ujar Muklay di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).

Meski telah berlatih keras, ia tetap rendah hati dan berseloroh mengenai stamina fisiknya, mengingat kompetisi ini bukan sesuatu yang mudah untuk dijalani.

"Mungkin nanti di tengah jalan saya bisa jadi menyerah (give up), tapi yang penting coba dulu," tambahnya sambil tertawa.

Trigger Transformasi Gaya Hidup Sehat

Keputusan Muklay untuk mengikuti ajang olahraga ekstrem ini bukan tanpa alasan. Ia mengaku membutuhkan sebuah pemantik atau trigger agar bisa keluar dari zona nyaman dan mulai memprioritaskan kesehatan.

| Baca Juga: Tinggal di Rumah Baru yang Dibeli Cash, Ummi Quary Mendadak Ansos

"Saya butuh pemicu agar diri saya bisa berubah menjadi lebih sehat. Menurut saya, ini adalah momentum yang tepat untuk memulai perubahan itu," jelasnya.

Seiring dengan latihan fisik, Muklay juga mulai merombak pola makannya secara drastis. Ia kini mulai mengonsumsi makanan bebas gluten (gluten-free). Namun, ia mengaku belum bisa sepenuhnya meninggalkan kebiasaan minum kopi susu favoritnya.

"Gaya hidup berubah, sekarang saya gluten-free. Tapi kalau kopi susu tetap lanjut, tidak apa-apa selama saya juga minum kratingdaeng untuk stamina," ungkapnya.

Konsisten Olah Raga Tanpa Konten dan Publikasi

Selama ini, publik mungkin lebih mengenal Muklay melalui goresan kuasnya, namun ternyata ia memiliki sisi atletis yang jarang dipublikasikan. Muklay mengaku masih rutin bermain basket hingga saat ini. Baginya, olahraga tidak selalu harus terlihat serius di media sosial.

| Baca Juga: Hobi Unik Titi Kamal: Cari Hantu di Tempat Angker

"Saya rutin olahraga, cuma memang tidak pernah saya jadikan konten atau story di media sosial, rasanya agak aneh saja. Selain basket, saya juga main catur dan mobil remote control (RC). Itu juga olahraga, kan? Catur olahraga otak, RC olahraga tangan dan jari. Semuanya masuk kategori olahraga bagi saya," selorohnya.

Meskipun acara hari ini baru merupakan tahap awal, Muklay telah mematok target untuk tampil maksimal pada kompetisi utama di bulan Oktober 2026. Ia merasa waktu persiapan yang tersedia masih cukup panjang untuk mengasah kemampuannya, terutama pada bagian yang dianggapnya paling berat.

"Oktober nanti saya harus sudah setaraf dengan peserta lainnya. Yang paling sulit bagi saya itu push-up, jadi itu yang akan saya latih terus di rumah. Selain latihan, saya juga mulai disiplin untuk tidak merokok, tidak vape, dan yang paling penting adalah jangan begadang," tegasnya memberi saran.

Kehadiran Muklay di ajang ini juga menandai tahun keduanya bekerja sama. Menariknya, ia memberikan sedikit bocoran mengenai kemungkinan kolaborasi desain di masa depan.

"Ini sebenarnya tahun kedua saya bekerja sama. Ada sedikit bocoran, ke depannya mungkin akan ada desain kemasan (packaging) khusus sentuhan saya. Harapannya, orang-orang jadi lebih semangat minum saat melihat desainnya," pungkas Muklay. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: