VIVIA MEDIA — Brad Pitt meminta pengadilan untuk membuka dokumen keuangan Angelina Jolie. Ia ingin membuktikan klaim mantan istrinya yang mengaku ingin mandiri secara ekonomi, sehingga terpaksa menjual kilang anggur Chateau Miraval bagiannya.

Dilansir Vivia Media dari Daily Mail, Selasa (4/8/2026), Pitt meminta pengadilan untuk memerintahkan Jolie menyerahkan catatan pendapatannya dari tahun 2017-2019.

Sebelumnya, Jolie diketahui sudah setuju memberikannya, tapi ia justru menyerahkan catatan dari tahun 2020 dan 2021. Ia menolak memberikan laporan keuangan yang dimaksud karena merasa itu melanggar privasinya.

| Baca Juga: Brad Pitt Sakit Hati, Anak Umumkan Lepas Nama Belakang di Koran

Aktris film ‘Maleficent’ itu mengeklaim bahwa ia sudah cukup kooperatif dengan memberikan laporan pajak dan pendapatannya dari tahun 2020-2021.

Pitt pun curiga mantan istrinya tengah menyembunyikan sesuatu.

Jolie sempat mengaku ingin mandiri secara finansial dari mantan suami dalam gugatan baliknya. Bukan karena ia mengalami kesulitan ekonomi seperti tafsiran pihak Pitt.

Namun di saat bersamaan, wanita berusia 51 tahun itu mengaku Pitt menekannya secara ekonomi terkait dengan kepemilikan kilang anggur.

“Gugatan balik (Cross-Complaint) Jolie mengeklaim bahwa setelah perpisahan mereka pada tahun 2016, ia terpaksa hiatus, ‘mengorbankan pendapatan selama bertahun-tahun’. Mengatakan bahwa Pitt memiliki ‘pengaruh dan kendali besar’ atas dirinya sebagian karena kondisi keuangannya saat itu,” ungkap pihak aktor film ‘F1’ itu dalam dokumen pengadilan yang diperoleh sumber.

| Baca Juga: Kisah Nyata Film ‘Baby Udon’: Perjalanan Cinta Emosional Bos Marugame Indonesia dengan Seorang Kasir

“Pada 2019, ia (Angelina Jolie) menyimpulkan perlu menjual sahamnya di Miraval untuk memperoleh ‘kemandirian finansial’ dari Pitt,” lanjutnya.

Brad Pitt membutuhkan catatan keuangan Angelina Jolie dari tahun 2017-2019 untuk membuktikan bahwa kondisi finansial mantan istri stabil sesuai klaimnya.

1 2

Tags: