Usai Sidang Ditunda, Sarwendah dan Ruben Onsu Ribut Soal Rumah Mereka
VIVIA MEDIA — Polemik soal rumah yang dimiliki Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi salah satu isu yang mencuat di luar gugatan hak asuh anak. Pembahasan terkait itu sempat muncul usai ditundanya sidang mediasi antara keduanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dari pihak Ruben, pengacara Minola Sebayang membantah jika rumah tersebut dalam penguasaan bank akibat kredit macet alias gagal melanjutkan cicilan. Rumah yang terletak di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan itu sebelumnya ditempati Sarwendah bersama anak-anak, sebelum akhirnya memutuskan pindah ke rumah sendiri.
Minola memastikan bahwa tidak ada namanya lelang terkait rumah tersebut. Ia mengaku sudah berkomunikasi. Proses cicilan yang tertunda itu sedang dalam proses penyelesaian.
"Setelah kami berkomunikasi dengan pihak bank, menanyakan sampai mana tahap proses kreditnya Ruben Onsu, jawaban dari pihak bank adalah masih dalam proses penyelesaian. Jadi, belum ada itu yang namanya lelang," tegasnya.
| Baca Juga: Hakim Berhalangan, Sidang Mediasi Kedua Sarwendah dan Ruben Onsu Ditunda Sepekan
Minola juga membantah bahwa rumah itu tak pernah didatangi oleh debt collector. Ia membantah keras seluruh tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai kabar bohong atau hoaks yang tidak berdasar.
Minola Sebayang menyayangkan adanya oknum yang menyebarkan informasi tanpa landasan fakta yang kuat. Ia pun menantang pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk menunjukkan bukti.
"Sebagai nasabah, Ruben Onsu tidak pernah menerima surat peringatan atau 'Calling 5' (tahap akhir kredit macet) seperti yang dirumorkan," jelasnya.
Di sisi lain, pengacara Sarwendah, Mark Adrianus Ambarita, memberikan pernyataan sebaliknya. Ia membenarkan bahwa rumah itu memang terancam disita karena utang belum lunas dan akan dilelang.
| Baca Juga: Curhat Pilu Ruben Onsu: Kehilangan Kepercayaan Diri di Depan Anak usai Konflik Panas dengan Sarwendah
"Sepertinya saya harus putar dulu ya statement dari kuasa hukum RO yang ini ya..." (Memutar video di HP) "...apa kata-katanya? Lelang. Bahwa lelang tersebut adalah upaya klien kami, upaya Sarwendah untuk menekan Ruben. Jadi seolah-olah lelang itu tidak pernah ada, betul ya?," kata Ambarita.
"Sekarang saya perlihatkan, ini adalah salah satu surat peringatan ketiga (SP3) dari Bank BCA yang ditujukan kepada klien dan RO yang kami terima di rumah BDN (Bumi Permai). Di sini bisa dilihat, mungkin bisa di-zoom ya. Ini adalah peringatan ketiga ya, peringatan ketiga. Silakan, peringatan ketiga," lanjut dia.
1 2







