VIVIA MEDIA — Febby Rastanty kembali menyapa penonton lewat sinetron terbaru Biarkan Hati Bicara. Kali ini ia memerankan karakter bernama Arina, sosok perempuan yang menurutnya membawa tantangan berbeda dibandingkan karakter-karakter protagonis yang selama ini kerap ia mainkan.

Bagi Febby, yang menarik dari Arina bukan sekadar cerita, melainkan cara karakter ini merespons tekanan. Selama ini ia terbiasa memerankan tokoh protagonis yang cenderung pasrah dan mudah menangis ketika berada dalam situasi sulit. Arina hadir dengan pendekatan berbeda.

"Biasanya aku selalu kalau protagonis itu tertindas dan menangis aja. Kalau di sini karakter Arina lebih berani. Dia enggak takut buat ngelawan," ujar Febby di Jakarta baru-baru ini.

Keberanian tersebut, kata Febby, terlihat jelas dalam sejumlah adegan ketika Arina berhadapan dengan tokoh antagonis yang dikenal keras dan emosional. Alih-alih menunjukkan rasa takut, Arina justru balas menatap tanpa gentar.

| Baca Juga: Tiga Tahun Konsisten, Ini Rahasia Febby Rastanty Tetap Tekuni Dunia Lari

"Tapi Arina benar-benar enggak gentar, dilihatin balik. Jadi ya ini ada hal yang cukup menarik dan berbeda," ungkap Febby.

Di balik sikap tegas itu, Febby menilai Arina memiliki kedalaman emosional yang membuat karakter ini semakin menarik untuk digali. Arina digambarkan tumbuh dengan trauma masa kecil setelah menyaksikan sendiri kepergian sang ibu, sebuah pengalaman pahit yang kemudian membentuk kepribadiannya hingga dewasa.

"Selain dia berani, sebenarnya dia banyak banget trauma masa lalu. Itu yang menurut aku membuat karakter Arina ini juga kompleks banget dan sangat menarik untuk dipelajari," jelas perempuan kelahiran Jakarta, 1 Februari 1996, ini.

Selain sisi emosional, Febby juga dihadapkan pada tantangan teknis karena Arina berprofesi sebagai perawat. Untuk memerankan profesi ini secara meyakinkan, Febby mengaku melakukan riset khusus sekaligus mendapat pendampingan langsung dari tenaga kesehatan selama proses syuting, agar setiap adegan tindakan medis yang ditampilkan sesuai prosedur yang sebenarnya.

| Baca Juga: Perdana Syuting Sinetron, Betrand Peto Mengaku Gugup

"Aku mendapat pendampingan langsung dari tenaga kesehatan saat proses syuting agar setiap tindakan medis yang dilakukan itu benar-benar seperti yang seharusnya," ungkap pemeran Sri dalam Losmen Bu Broto the series itu.

Soal chemistry dengan lawan main, Febby mengaku tidak menemui kendala berarti karena sudah beberapa kali bekerja sama dengan kedua rekan mainnya, Rangga Azof dan Rendi Jhon, di proyek-proyek sebelumnya.

1 2

Tags: