VIVIA MEDIA — Setelah sekitar dua tahun vakum dari proyek sinetron, Rangga Azof akhirnya kembali ke layar kaca SCTV lewat sinetron 'Biarkan Hati Bicara'. Kali ini ia memerankan Fico, karakter yang menuntut permainan emosi cukup kompleks. Sosok yang mudah meledak dan dipenuhi dendam, namun di sisi lain masih menyimpan kelembutan.

Menurut Rangga, kemarahan Fico tidak muncul begitu saja. Karakter ini digambarkan tumbuh dengan masa kecil yang berat setelah kehilangan sang ibu, sementara lingkungan keluarganya dinilai tidak memberikan dukungan yang cukup.

"Karakter Fico itu masa kecilnya cukup menyedihkan karena dia ditinggal sama ibunya. Dan dia harus hidup di satu keluarga yang benar-benar tidak mendapatkan support yang baik, positif sepeninggalan ibunya," ujar Rangga.

Kehilangan itu, kata Rangga, kemudian berkembang menjadi rasa cemburu karena Fico merasa perhatian dari ayah dan ibu tirinya lebih banyak tercurah kepada saudara tirinya, bukan kepadanya.

| Baca Juga: Ambil Peran Beda, Febby Rastanty Mainkan Karakter Berani di Sinetron 'Biarkan Hati Bicara'

"Satu-satunya orang yang merhatiin dia tuh cuma ibunya aja. Makanya di saat ibunya pergi, dia berharap dapat dari bapaknya, malah enggak, makanya makin kesel," jelas pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 6 Mei 1989, ini.

Meski demikian, Rangga menegaskan kemarahan bukan satu-satunya sisi dari karakter Fico. Ada bagian penyayang dalam diri Fico yang tetap hidup, terutama karena nilai-nilai yang diwariskan sang ibu semasa hidupnya.

"Fico sebenarnya sangat penyayang. Dia selalu teringat ajaran ibunya untuk menjadi laki-laki yang baik. Meski di dalam dirinya masih ada dendam yang besar," ujar Rangga.

Sisi itu, menurut Rangga, kerap muncul dalam adegan-adegan tertentu ketika Fico melihat tokoh lain berada dalam kesulitan, seolah nilai yang ditanamkan ibunya kembali terpanggil.

| Baca Juga: Bintangi Sinetron Baru, Momen 'PDKT' Fadi Alaydrus dan Cantika Putri Kirana Bikin Netizen Gemas

"Patokan dia tuh di ibunya untuk secara karakter. Tapi dia dibangun oleh bapaknya. Dia besar bersama bapaknya, tapi secara karakter dapatnya dari ibunya," jelas pemeran Andi dalam film Kafir: Gerbang Sukma ini.

Dari perjalanan Fico, Rangga turut menyampaikan pandangannya soal parenting. Menurutnya, seorang anak memang tidak bisa memilih dengan siapa mereka dibesarkan, tetapi nilai-nilai kehidupan yang baik tetap perlu ditanamkan sejak dini karena kelak menjadi bekal saat anak menjalani hidupnya sendiri.

1 2

Tags: