Aghniny Haque Ungkap Perbedaan Kisah Bapak di Film 'Bisikan Desa Gringsing' dengan di Dunia Nyata
Pertemuan tersebut berlangsung singkat di Malaysia ketika sang ayah sedang transit dari Vietnam. Namun, pertemuan yang seharusnya menjadi momen emosional itu justru terasa canggung.
Pengalaman itulah yang kemudian menjadi sumber emosi Aghniny ketika membangun karakter Hesti.
| Baca Juga: Dua Tahun Vakum, Rangga Azof Kembali ke Sinetron lewat 'Biarkan Hati Bicara'
"Waktu itu Aghni juga pernah mencari bapaknya, gitu. Tapi emang nggak pernah ada sosok bapaknya, jadi rasa itu yang aku kembangkan di sini," ungkap mantan atlet taekwondo nasional tersebut.
Selain persoalan emosi, Aghniny juga menceritakan pengalaman menarik ketika membangun chemistry dengan pemeran Darmono di Bisikan Desa Gringsing. Menariknya, kecanggungan pada awal syuting justru mencair akibat sebuah kesalahan kecil yang mengundang tawa.
Aghniny mengungkapkan, aktor senior yang memerankan karakter ayahnya itu, sempat salah memanggil namanya. Karena belum terlalu mengenal Aghniny, sang aktor justru memanggilnya dengan nama Putri Marino.
| Baca Juga: Dian Sastrowardoyo dan Sissy Prescillia Syuting Bareng, Pertanda Proyek Baru 'AADC'?
"Yang paling lucu tuh waktu itu Bapak (pemeran ayah) karena belum kenal banget sama aku, tuh kayak salah manggil nama. Manggilnya Putri Marino," kenang Aghniny.
Kesalahan tersebut bahkan sempat berlangsung beberapa kali. Sang aktor memanggil, "Putri, Putri," tetapi Aghniny memilih tidak menoleh karena merasa dirinya bukan orang yang dipanggil.
Ketika sang aktor bertanya mengapa Aghniny tidak merespons, barulah ia menjelaskan bahwa dirinya bukan Putri Marino.
"Terus kayak panggil 'Putri, Putri,' ya aku nggak nengok-nengok dong. Terus dia nanya, 'Kamu kok kupanggil-panggil nggak nengok?' Aku jawab, 'Aku bukan Putri' gitu," cerita Aghniny.
| Baca Juga: Lutesha Bahas Dilema Hubungan Beda Agama di Film Seni Merayu Tuhan







