Suami dan Anak Jadi Penyembuh Ashanty dari Trauma Dilecehkan Ayah Sambung
VIVIA MEDIA — Ashanty memiliki pengalaman pahit dilecehkan oleh almarhum ayah sambungnya. Namun beruntung, kehadiran suami dan anak-anaknya menjadi penyembuh trauma yang dibawanya sejak kecil.
Saat masih duduk di bangku SD, wanita berusia 42 tahun itu pernah mengalami pelecehan oleh ayah sambungnya sendiri. Kejadian tersebut terjadi ketika mereka tidur di kamar yang sama.
"Ada pelecehan terhadap aku saat aku tidur, karena tidurnya bertiga (bersama ayah dan ibu). Aku tuh penakut dan ibuku sayang banget sama aku. Jadi tidur harus bertiga," kisahnya di podcast YouTube Oki Setiana Dewi, Jumat (14/8/2026).
Saat terlelap, Ashanty merasakan tubuhnya disentuh. Namun ia tidak berani membuka mata, apalagi berteriak karena khawatir ibunya terbangun.
| Baca Juga: Terbayang Wajah Ibu saat Haji, Ashanty Bongkar Alasan Mantap Berhijab
"Kok ada yang megang badanku ya. Oh, ini kan dia (ayah sambung). Ya Allah, ini kalau aku teriak, mamaku tau. Aku nggak nggak mau mamaku sakit karena mamaku kan udah sakit bercerai dengan ayahku," ujarnya.
"Akhirnya aku cuma kayak ngulet-ngulet tapi nggak mau melek, supaya dia tau aku bangun. Baru udah nggak ada (tindakan lagi)," tambahnya.
Istri Anang Hermansyah itu diketahui tumbuh di keluarga broken home. Ayah dan ibundanya bercerai karena orang ketiga. Setelah itu, sang ibu, Farida Siddik menikah lagi dengan pria lain.
Siapa sangka, sosok ayah sambung yang seharusnya melindungi, justru menjadi sumber trauma bagi anak sambungnya.
| Baca Juga: Resmi Bercerai, Rendy Menangkan Hak Asuh Anak dari Shindy Samuel
"SMP aku mens pertama, meninggal dia (ayah sambung). Jadi kayak Allah ngelindungin aku kali ya," ucap Ashanty.
Ashanty sendiri tidak pernah mengisahkan soal pelecehan yang dialaminya kepada siapa pun. Bahkan ibundanya yang meninggal dunia pada 2016 tidak mengetahuinya.
Ia baru berani mengungkap hal tersebut ke publik saat tampil di podcast YouTube Denny Sumargo pada 2023.
Trauma Hingga Insomnia
Ashanty mengidap insomnia, yaitu gangguan tidur yang membuat seseorang sulit tidur atau sering terbangun dan sulit untuk tidur kembali. Ternyata hal itu disebakan oleh faktor hormonal dan trauma.
| Baca Juga: Video Indra Priawan Mengaji Viral, Reaksi Anak Nikita Willy Bikin Terhibur
Pelecehan yang dialami Ashanty membuatnya tidak bisa tidur nyenyak karena selalu diliputi perasaan khawatir pelaku akan melakukan tindakan yang lebih nekat.
"Cuma aku tidur terjaga terus, sampai aku tua. Kayak tidur tuh nggak pernah tenang, nyenyak, karena aku takut diperlakukan lebih dari itu," tuturnya.
Bahkan saat ibundanya menikah lagi dengan ayah sambung kedua, Ashanty yang saat itu berstatus mahasiswi memilih tinggal terpisah dari orangtuanya. Ia khawatir kejadian yang sama akan terulang.
Suami dan Anak Jadi Obat Trauma
Ashanty menyebut, Anang Hermansyah dan anak sambung serta anak kandungnya menjadi obat trauma masa kecil.
| Baca Juga: 5 Tahun Kumpulkan Karya Anak, Putri Titian Sulap Hasil Kreativitas Jadi Pajangan Estetik
Namun ibu empat anak itu juga berusaha menyembuhkan diri dengan berobat ke psikolog dan menjalani hipnoterapi.
"Punya keluarga yang sekarang mungkin ya. Mereka yang menyembuhkan aku. Ya aku menyembuhkan diri ada, ke psikolog. Aku dihipnoterapi teriak-teriak," ungkapnya.
"Jadi mengobatinya dengan hipnoterapi, dengan mendekatkan diri sama Allah dan alhamdulillah Allah kasih aku sekarang keluarga yang masyaAllah banget gitu anak-anak ya," tambahnya.
Ashanty juga menyebut, dua anak sambungnya, Aurel dan Azriel Hermansyah turut menjadi obat trauma untuknya. Ia telah menganggap dua anak itu seperti anak kandungnya sendiri. (*)







