Deddy Corbuzier Bawa Indonesia Podcast Festival 2026 Keliling Lima Kota
VIVIA MEDIA — Dunia podcast di Indonesia tak lagi hanya hidup di balik layar. Tahun ini, para pendengar mendapat kesempatan bertemu langsung dengan para kreator yang selama ini mereka ikuti melalui berbagai platform digital lewat Indonesia Podcast Festival (IPF) 2026.
Festival tersebut akan digelar dengan format roadshow dan menyambangi lima kota, yakni Makassar, Medan, Banjarmasin, Surabaya, dan Jakarta. Makassar menjadi kota pertama yang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan pada 24-25 Oktober 2026.
IPF 2026 digagas Close The Door bersama Double Group. Kehadirannya diarahkan untuk mempertemukan podcaster dengan pendengar secara lebih dekat sekaligus membuka ruang bagi kreator daerah untuk ikut berkembang dalam industri podcast.
Founder Close The Door, Deddy Corbuzier, mengatakan festival ini dibuat agar pengalaman menikmati podcast tidak berhenti pada aktivitas mendengarkan.
| Baca Juga: Barack Obama Bakal Jadi Host Podcast, Cerita Soal Buku-Buku yang Berpengaruh Untuknya
"Indonesian Podcast Festival menjadi momen ketika dunia podcast selama ini hanya bisa didengar, akhirnya bisa dirasakan dan disaksikan secara langsung. Ini bukan sekadar festival, tapi pertemuan nyata antara kreator dan pendengarnya," kata Deddy Corbuzier di Jakarta.
Sejumlah nama yang selama ini dikenal melalui program podcast akan ambil bagian dalam festival tersebut. Deddy hadir melalui Close The Door, sementara Habib Jafar dan Onadio Leonardo mewakili Login. Ada pula Ferry Irwandi dari Docuvlog.
Selain itu, IPF 2026 menghadirkan Grind Theory bersama Theo Derick, Behind The Business bersama Coach Tom Mc Ifle, CTD Friends bersama Vadi Akbar dan Nino, Ballorang, serta Parecu Podcast.
Deddy menyebut para pengisi acara tersebut masih berada dalam lingkup ekosistem yang selama ini dibangun bersama Close The Door.
| Baca Juga: Tak Kehabisan Ide, Korea Luncurkan Variety Show Kencan 'My AI Partner'
"Ini kan sebenarnya podcastnya ada semua, Habib Jafar ada di Log In, Ferry Irwandi ada di Docuvlog, saya ada di Close the Door. Ini memang teman-teman yang ada di universe kita," papar Deddy.
Konsep festival juga tidak hanya menempatkan podcast sebagai pertunjukan di atas panggung. Pengunjung dapat mengikuti talk show interaktif, Blind Podcast dengan tamu rahasia, hingga pertunjukan stand-up comedy.
Sejumlah aktivitas lain disiapkan di area festival, seperti The POD-Booth, Silent Podcast Corner, Photo Box, penjualan merchandise eksklusif, serta Community Meetup. Area tersebut menjadi ruang bagi pendengar untuk berinteraksi lebih dekat dengan kreator maupun komunitas podcast.
Pemilihan Makassar sebagai kota pembuka juga memiliki alasan tersendiri. Kota tersebut dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan kreator di kawasan Indonesia Timur.
| Baca Juga: Setelah Layar Lebar, Home Sweet Loan The Musical Hadir Bawa Cerita Lebih Dalam
"Makassar dipilih sebagai kota pertama karena kami percaya ekosistem kreator dan pendengar podcast di Indonesia Timur sudah siap punya panggungnya sendiri. IPF adalah langkah awal dari visi besar kami membangun IP festival podcast nasional berkelanjutan," kata dr. Ichal Tawil, Founder Double Group.
Mengusung tema "One Stage & Infinity Story", IPF 2026 mempertemukan podcaster nasional dengan kreator lokal dalam satu rangkaian acara selama dua hari.
Format tersebut diharapkan membuat hubungan antara kreator dan audiens terasa lebih dekat dibandingkan pengalaman menikmati podcast secara daring.
Kehadiran pelaku usaha dan komunitas lokal juga menjadi bagian dari konsep festival. Coach Tom Mc Ifle selaku Founder Top Coach Indonesia menilai keterlibatan mereka membuat IPF tidak hanya berfokus pada panggung hiburan.
| Baca Juga: Skala Panggung Lebih Besar, 1.700 Seniman Terlibat Dalam Hikayat Srikandi Nusantara
"Dari sisi strategi, IPF dirancang bukan hanya sebagai tontonan, tapi sebagai pengalaman utuh, mulai dari talk show interaktif, blind podcast, hingga aktivasi komunitas melibatkan UMKM dan kreator lokal Makassar," kata Coach Tom Mc Ifle, Founder Top Coach Indonesia.
Setelah Makassar, IPF 2026 berturut-turut akan melanjutkan perjalanan ke Medan, Banjarmasin, Surabaya, dan Jakarta. (*)



