VIVIA MEDIA — Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Sutradara Eugene Panji meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, di Rumah Sakit Siloam Puri Cinere, Depok, Jawa Barat.

Kabar tersebut beredar melalui pesan duka yang meminta masyarakat mendoakan kepergian Eugene sekaligus memohon maaf atas kesalahan almarhum semasa hidupnya.

“Telah berpulang sutradara Eugene Panji, sore ini di RS Siloam Puri Cinere,” demikian isi pesan tersebut.

Hingga kabar ini ditulis, penyebab meninggalnya Eugene Panji belum diketahui. Ucapan belasungkawa juga mulai disampaikan sejumlah warganet melalui akun Instagram milik Eugene.

| Baca Juga: Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi Terkait Kasus Dugaan Narkoba

Eugene Panji lahir pada 29 Agustus 1973. Sebelum masuk ke dunia film layar lebar, ia lebih dulu dikenal sebagai sutradara video musik.

Sejumlah musisi pernah mempercayakan penggarapan video musik mereka kepada Eugene, di antaranya Agnez Mo, Slank, Tompi, Ipang, Superglad, Ada Band, Govinda, dan Cokelat.

Kariernya kemudian berlanjut ke layar lebar. Eugene memulai debut sebagai sutradara film panjang melalui Cita-Citaku Setinggi Tanah yang dirilis pada 2012.

Film tersebut berkisah tentang Agus, seorang anak dari keluarga sederhana yang memiliki keinginan sederhana untuk bisa makan di restoran Padang. Cerita tersebut menjadi pintu masuk Eugene ke dunia penyutradaraan film panjang.

| Baca Juga: Meninggal di Usia 36 Tahun, Penyebab Kematian Aktris Hayden Panettiere Masih Misteri

Lima tahun kemudian, Eugene menggarap Naura & Genk Juara the Movie yang mengusung genre musikal anak. Film ini mengikuti petualangan Naura dan teman-temannya ketika mengikuti kompetisi sains di sebuah perkemahan.

Eugene kemudian menyutradarai 22 Menit pada 2018. Film aksi tersebut mengambil latar peristiwa serangan teror di kawasan Thamrin, Jakarta, pada 2016.

1 2

Tags: