Komposisi tergugat ini menunjukkan bahwa perkara tidak hanya menyasar satu perusahaan, tetapi sejumlah pihak yang berada dalam rantai komersialisasi produk turunan 'The Untamed'.

| Baca Juga: Difitnah Selingkuh dengan Pendeta, Sara Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoaks

Bukan Soal Drama, tetapi Penggunaan Citra Wang Yibo

Inti persoalannya berada pada dugaan penggunaan foto dan citra Wang Yibo setelah kerja sama proyek berakhir.

Dilansir dari Sina, pihak Wang Yibo mempersoalkan penggunaan citranya untuk berbagai produk komersial, mulai dari DVD, kartu koleksi, merchandise hingga album musik.

Ada pula tudingan mengenai penggunaan materi di balik layar dan pengembangan produk digital yang melibatkan citranya.

Dengan kata lain, batas yang dipersoalkan adalah izin penggunaan citra.

| Baca Juga: Oki dan Nirmala Dibawa ke Layar Lebar, Tissa Biani hingga Titi Kamal Siap Hidupkan Negeri Dongeng

Izin untuk tampil dalam sebuah drama atau materi promosi tidak otomatis berarti gambar seorang aktor dapat digunakan terus-menerus untuk menjual produk lain setelah proyek selesai.

Wang Yibo memang pernah menggugat sebelumnya

Ini juga bukan kali pertama Wang Yibo membawa persoalan terkait hak pribadinya ke jalur hukum.

Pada 2023, ia dilaporkan menggugat sebuah lembaga pelatihan di Nanfang karena dugaan pelanggaran hak reputasi.

Kasus tersebut kemudian berujung pada kewajiban pembayaran sekitar 201.000 yuan atau lebih dari Rp400 juta berdasarkan nilai konversi yang diberitakan saat itu.

| Baca Juga: Yu Yuhan Ngamuk Dikejar Sasaeng, Fans Obsesif Nekat Buka Pintu Mobil yang Tengah Melaju

1 2 3

Tags: