Kreator Konten Waspada! Vilmei Bongkar Modus Pencurian Uang TikTok oleh Karyawan
VIVIA MEDIA — Meicy Villia alias Vilmei membocorkan modus pencurian saldo TikTok yang dilakukan oleh karyawannya. Ia mengimbau para kreator konten maupun pemilik brand untuk lebih waspada agar tidak mengalami kejadian serupa.
Sebelumnya, Vilmei mengungkap bahwa salah seorang karyawannya bernama Zahra Khairunnissa mencuri uang yang tersimpan di akun TikTok-nya senilai Rp1,2 miliar.
Uang tersebut ia kumpulkan dari hasil membuat konten, termasuk hasil hadiah virtual (gift) dari siaran langsung, selama tujuh tahun terakhir dan tidak pernah disentuh sama sekali.
Wanita berusia 27 tahun itu baru mengetahui uangnya raib ketika hendak membayar makan. Ia melihat saldo yang tersisa hanya Rp1,5 juta.
| Baca Juga: Ini Kata Vilmei soal Kasus Pencurian Rp1,2 Miliar oleh Karyawan Dituduh Settingan
Zahra sendiri sebenarnya tidak memiliki akses ke akun Vilmei karena posisinya hanya sebagai host live. Namun, ia diam-diam membawa pulang HP kantor yang terdapat akun bosnya di dalamnya.
"Sebenarnya nggak ada yang bisa akses akun aku. Jadi cuman ada satu HP kantor yang buat posting. Itu juga dipegang sama orang kepercayaan aku, bukan dia," kisah Vilmei di podcast YouTube Denny Sumargo, Kamis (3/9/2026).
"Tapi si Zahra ini jadi kan dia host live. Kalau dia lagi shift malam itu kan kantor udah kosong tuh, editor semua udah kosong. Dia pergi ke ruang editor, dia buka laci yang ada HP kantor yang ada akun aku dibawa pulang sama dia," lanjutnya.
Keesokan harinya, Zahra akan datang lebih pagi untuk mengembalikan HP tersebut ke posisi semula. Sehingga selama setahun, aksi kejahatannya tidak pernah terungkap.
| Baca Juga: Bukan Rp1,2 M, Total Uang TikTok Vilmei yang Dicuri Karyawan Capai Rp3 Miliar
Modus Kirim Gift
Vilmei awalnya tidak mau membeberkan modus pencurian yang dilakukan oleh Zahra karena khawatir akan ditiru oleh orang lain. Namun, pada akhirnya, ia memilih buka suara dengan tujuan mengedukasi kreator konten maupun pemilik brand agar tidak mengalami hal sepertinya.
"Cara dia ambil ini sebenarnya bisa dipakai sama semua orang. Jadi akun brand kalian hati-hati ya karena semua host live kalian bisa lakuin ini," katanya.
Modus pencurian yang dilakukan Zahra adalah menukar saldo TikTok menjadi koin. Koin tersebut digunakan untuk membeli gift yang kemudian dibagikan kepada akun kekasihnya, Arka, dan sejumlah teman-temannya.
"Ini enggak pakai verifikasi, enggak pakai password. Jadi dia ambil dari saldo itu ditukar ke koin TikTok. Itu kena potongan setengah tuh setahu aku ya," jelas Vilmei.
| Baca Juga: Cerai Baik-Baik, Audi Marissa dan Anthony Xie Hibahkan Seluruh Harta untuk Anak
"Terus habis itu koinnya ini dia kumpulin dari akun aku, di-gift ke akun yang dia buat," tambahnya.
Total ada 20-an akun yang mendapat gift dari Zahra melalui akun Vilmei dengan nominal yang berbeda-beda. Gift itu nantinya dapat dicairkan menjadi uang.
Sebagai informasi, nilai gift TikTok dihitung menggunakan koin. Satu koin bernilai beberapa ratus rupiah. Jenis gift-nya pun beragam dengan nilai yang berbeda-beda.
Gift mawar misalnya, yang paling murah, bernilai 1 koin atau sekitar Rp200-250. Yang termahal, TikTok Universe, senilai 44.999 koin atau sekitar Rp10 juta.
| Baca Juga: Dihujat Gegara Caption 'Princess Nana', Mahalini Hapus Akun Threads
Uang Curian Dipakai Bayar Sekolah dan Party
Menurut keterangan Vilmei, Zahra menggunakan uang hasil curiannya untuk membiayai sekolah kekasihnya dan membelikannya handphone baru.
Selain itu, uangnya juga dipakai untuk membayar sewa kost, party, liburan, dan membeli motor.
Saat ini, Zahra dan kekasihnya, Arka, serta seorang teman mereka, Lusi, telah ditahan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan ditetapkan sebagai tersangka. (*)







