Banjir Kritik Netizen Soal Perannya di Film DOTS, Reza Rahadian Akhirnya Buka Suara
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleAktor peraih Piala Citra itu melanjutkan, pendapat cocok atau tidak cocok dalam penetapan jajaran pemain adalah hal biasa dalam industri film.
"Apalagi ketika sebuah karya diadaptasi dari karya dan aktor yang fenomenal," sambung Reza.
Lebih lanjut, aktor berusia 39 tahun ini mengajak publik untuk melihat proyek ini dari sudut pandang lokalisasi dan keberagaman. Ia memberikan perumpamaan jika film ini diadaptasi di negara lain dengan latar budaya yang berbeda.
| Baca Juga: Spider-Noir Dibatalkan Prime Video Setelah 1 Musim, Padahal Raih 11 Nominasi Emmy Awards
"Bayangkan jika film ini dibuat di India, misalnya. Bayangkan jika film ini diadaptasi di dunia Arab, atau di Afrika. Tentu akan ada tipe aktor yang berbeda," jelas Reza.
Adaptasi sebuah karya di negara tertentu lanjut Reza, pasti akan ada pemain-pemain yang beragam bentuknya, warna kulitnya, dan lain-lain untuk memerankan tokoh-tokoh yang ada di film tersebut.
"Jadi buat saya, ini adalah sebuah bentuk keberagaman (diversity), dan kita sekarang sedang melokalisasi hal itu serta merayakan keberagaman kita," tegasnya.
Persiapan Fisik dengan Pengawasan Profesional
Untuk mendalami peran sebagai Baskara, seorang perwira militer, Reza tidak hanya mengandalkan kemampuan akting. Ia dan jajaran pemain lainnya menjalani pelatihan militer intensif yang difasilitasi oleh tim produksi Dapur Film bekerja sama dengan pihak TNI Angkatan Darat.
| Baca Juga: 18 Tahun Jadi Sorotan, Afgan Syahreza Akui Pernah Jenuh Jadi Artis
"Sama selain workout, kami ada persiapan latihan juga untuk military language. Jadi persiapan itu disiapkan oleh tim produksi juga di Dapur Film. Kami disiapin benar-benar bagaimana sistem komando itu berjalan, bagaimana kemudian istilah-istilah, menembak itu juga ada pelajaran sendiri," jelas Reza.
Persiapan ini dilakukan dalam durasi yang cukup panjang, mencakup sesi reading skenario yang intensif sebelum proses syuting dimulai. Tim produksi memastikan setiap detail teknis militer, mulai dari sikap sempurna hingga penggunaan senjata, dilakukan secara akurat.







