Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Dia tanya, 'Lu bikin apa sih, Mas?' Pas lihat materinya, dia langsung tahu, 'Ini yang Korea itu kan? Wah, gue harus main di sini,'" tambah Hanung.

Reza Rahadian: Lebih dari Sekadar Akting, Ini Soal Nasionalisme

Untuk peran utama pria, Hanung menjatuhkan pilihan kepada Reza Rahadian. Kualitas akting Reza sudah teruji melalui peran-peran ikonik seperti H.O.S. Tjokroaminoto, B.J. Habibie, hingga karakter di My Stupid Boss.

Hanung menekankan bahwa ada alasan yang jauh lebih fundamental di balik keputusannya ini. Sutradara 50 tahun, ini mengenang bagaimana dulu publik meragukan Reza saat memerankan Habibie.

| Baca Juga: Jaka Tingkir Saga Hadir Tanpa Syuting, Dian Sidik Kembali Hidupkan Legenda dengan AI

"Seluruh Indonesia sempat mencibir: 'Mana ada muka Habibie kayak dia, orang Arab begini.' Tapi begitu dia beraksi di depan kamera, semua keraguan itu hilang," tegasnya.

Namun, poin krusial bagi Hanung adalah keterkaitan aktor dengan isu kebangsaan.

Baginya, DOTS bukan hanya soal romansa, melainkan konflik negara yang membutuhkan jiwa nasionalisme nyata dari pemerannya.

"Saya butuh aktor yang mampu mendialogkan keresahan tentang Indonesia. Yang tidak cuma bisa mengucapkan 'I love you', tapi bisa menyuarakan 'I love Indonesia'. Bukan cuma 'I care about you', tapi 'I care about Indonesia'," papar Hanung secara emosional.

| Baca Juga: Nikita Mirzani dan Baim Wong Angkat Sisi Gelap Rumah Tangga di Film Beautiful Pain

Ia secara spesifik menunjuk keberanian Reza Rahadian yang pernah turun ke jalan saat aksi demonstrasi sebagai bukti kepedulian sosialnya.

"Siapa aktor nomor satu yang punya keberanian untuk speak up dan berdiri di depan massa saat aksi demonstrasi di jalanan? Reza Rahadian. Jadi ini bukan sekadar soal tampan atau mirip dengan aktor versi Korea. Ini tentang keberanian menyuarakan kondisi bangsa kita," imbuhnya.

1 2 3

Tags: