Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Nama Benedict Cumberbatch selama ini lekat dengan dua karakter ikonik, Sherlock Holmes dalam serial 'Sherlock' dan 'Doctor Strange' di Marvel Cinematic Universe (MCU).

Namun, kali ini aktor Inggris tersebut mengambil peran yang berbeda.

Benedict menjadi presenter sekaligus narator 'How to Live on Earth', dokumenter yang mengajak penonton melihat cara manusia bisa membangun masa depan dengan bekerja bersama alam, bukan terus mengeksploitasinya.

Film berdurasi 96 menit itu disutradarai Fredi Devas, sementara Benedict menjadi sosok yang membawa berbagai cerita dari sejumlah tempat dan bidang ke dalam satu perjalanan.

| Baca Juga: Tak Perlu Nonton Semua Film Marvel, Ini 7 Tontonan Penting Sebelum 'Avengers: Doomsday'

Proses produksinya berlangsung lebih dari dua tahun dan melibatkan ilmuwan, aktivis masyarakat adat, petani, hingga ahli ekonomi dari berbagai belahan dunia.

Bukan Sekadar Film soal Krisis Iklim

Dokumenter 'How to Live on Earth' tidak hanya memperlihatkan kerusakan lingkungan.

Film itu justru mencoba mencari jawaban dari pertanyaan yang lebih sederhana, tetapi penting yaitu, kalau manusia ingin tetap hidup nyaman di Bumi, apa yang harus dilakukan?

Cerita di dalamnya mempertemukan sejumlah tokoh dengan pekerjaan dan latar berbeda.

| Baca Juga: Fakta Menarik Trailer ‘Avengers: Doomsday’: Aksi Doctor Doom hingga Perang Lawan X-Men!

Ada Xiye Bastida, aktivis keadilan iklim, Dan O'Neill, ahli biologi lapangan sekaligus pembuat film satwa liar, serta Sam Kass, mantan koki Gedung Putih dan penasihat kebijakan nutrisi.

Kisah mereka menunjukkan berbagai cara manusia mencoba memulihkan hubungan dengan alam.

Benedict juga menyampaikan bagian-bagian dokumenter dari Natural History Museum di London. Konsepnya dibuat seperti how-to video raksasa, tetapi isinya bukan tutorial biasa.

Penonton diajak melihat berbagai solusi yang sudah dicoba di dunia nyata, dari perlindungan ekosistem hingga perubahan cara manusia memproduksi dan mengonsumsi sesuatu.

| Baca Juga: Jadi Perias Mayat, Baskara Mahendra Malah Digoda Yasamin Jasem di Film 'Ghosting'

Apa Tujuan Benedict Membuat Film Ini?

Pesan utama film ini bukan sekadar membuat penonton takut terhadap perubahan iklim. 'How to Live on Earth' ingin menunjukkan bahwa masih ada pilihan dan solusi yang bisa dilakukan.

Produser eksekutif sekaligus pendiri Open Planet Studios, Jonnie Hughes, menyebut film tersebut dibuat untuk membuka percakapan yang lebih besar tentang hubungan manusia dengan alam dan memberikan cerita yang bisa menghadirkan optimisme sekaligus ruang untuk bertindak.

Benedict sendiri juga telah lama berbicara soal isu lingkungan.

Dalam wawancara dengan The Guardian pada 15 September 2026, ia membahas pentingnya mengubah cara manusia memandang alam, termasuk dalam industri film yang juga menghasilkan emisi.

| Baca Juga: Di Balik Misteri Pembunuhan dan Konspirasi Pejabat Korup, Film 'Lobang Buaya' Rilis Trailer Baru yang Mencekam!

Bisa Ditonton di Mana?

Setelah lebih dulu tayang di sejumlah bioskop Inggris mulai 26 Juni 2026, 'How to Live on Earth' akan tayang secara global di YouTube pada 20 September 2026 pukul 19.00 BST atau 01.00 WIB pada 21 September.

Penayangannya gratis dan dapat diakses penonton dari berbagai negara. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: