Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, menyinggung pengkhianatan usai ia dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Aisar mengaku ada banyak orang yang ingin melihatnya jatuh, padahal ia hanya seorang perantau dari Malaysia.

Banyak yang ingin melihatku jatuh. Mereka menunggu saat aku lemah, berharap aku gagal, bahkan mungkin merasa bahagia ketika melihat aku terluka,” tulisnya, Selasa (15/9/2026).

| Baca Juga: Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan dan TPPU, Aisar Khaled: Doakan Ya

Pria berusia 26 tahun itu mengaku terluka karenanya, tapi ia menegaskan akan selalu menemukan cara untuk bangkit menjadi lebih kuat.

Terluka bukan berarti kalah. Aku mungkin bisa dipatahkan, tetapi aku akan selalu mencari cara untuk bangkit kembali, ketika suatu hari aku berhasil berdiri lebih kuat dari sebelumnya, aku tidak akan sibuk membalas siapa pun,” tegasnya.

Aisar sadar ada banyak pihak yang membencinya, tapi ia yakin di luar sana masih ada yang mendukungnya. Pria keturunan Malaysia-Palestina itu pun berharap dirinya diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Ribuan orang membenciku, tetapi aku percaya jutaan manusia di Indonesia senang dengan kehadiran diriku. Aku cuma seorang anak dari negara Malaysia ingin berkongsi kebahagiaan di Indonesia. Bismillah, aku kuat,” tutupnya.

| Baca Juga: Profil Najma Tsuroyya, Putri Ulama di Tuban yang Kini Jadi Istri Kadam Sidik

Aisar singgung soal pengkhianatan (Foto: Instagram/aisar_khaledd)

Unggahan tersebut dilengkapi dengan foto dengan tulisan ‘teman dekat’, ‘pengkhianatan’, ‘NPD’, dan ‘provokator’.

Sejumlah netizen meninggalkan pesan semangat dan dukungan untuk Aisar di kolom komentar unggahan tersebut.

Kalau jalannya sulit, itu artinya kamu sedang naik, Bang. Semangat dan tetap kuat ya, we love you,” tulis seorang netizen.

1 2

Tags: