Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Belum resmi tayang luas, film 'Resident Evil' (2026) sudah bikin nama sutradara Zach Cregger makin diperhitungkan di genre horor.

Reboot yang dibintangi Austin Abrams itu mendapat respons positif dari kritikus dan sempat mencatat rating 98 persen di Rotten Tomatoes dari 56 ulasan pada 16 September 2026.

Angka tersebut juga menjadikannyas sebagai film 'Resident Evil' live-action dengan skor kritikus tertinggi sejauh ini.

Film itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 September 2026. Cregger, yang sebelumnya menyutradarai 'Barbarian' dan 'Weapons', kali ini membawa cerita baru ke dunia 'Resident Evil'.

| Baca Juga: Film 'Resident Evil' Kembali ke Akar Survival Horror Lewat Trailer Baru yang Mencekam

Jadi, jangan berharap melihat ulang alur salah satu game-nya secara mentah atau sekadar parade karakter lama.

Kenapa banyak kritikus memujinya?

Salah satu alasan yang paling sering muncul adalah cara Cregger menerjemahkan pengalaman bermain game ke dalam film.

Cerita mengikuti Bryan, kurir medis yang diperankan Austin Abrams. Sebuah pengantaran malam membawanya ke situasi kacau yang kemudian berubah menjadi perjuangan bertahan hidup.

Dari sini, film terasa seperti mengikuti seorang pemain yang baru belajar mengendalikan karakter.

| Baca Juga: Raih 1,6 Juta Penonton di Bioskop, Film Horor ‘Tumbal Proyek’ Trending di Netflix

Austin Abrams menjadi pusat kekuatan film berkat karakter Bryan yang jauh dari sosok pahlawan sempurna.

Ia panik, sering salah mengambil keputusan, tetapi tetap berusaha melakukan hal yang benar. Cregger juga dinilai berhasil menjaga tempo melalui perpaduan horor, komedi gelap, jumpscare, dan aksi.

Menariknya, gaya visual film juga banyak mengambil inspirasi dari game, termasuk penggunaan sudut pandang yang terasa seperti kamera third-person.

Dalam wawancaranya dengan The Hollywood Reporter, Cregger menjelaskan bahwa ia tidak membuat aturan kaku soal perspektif tersebut. Ia memilih sudut kamera berdasarkan kebutuhan setiap adegan.

| Baca Juga: Debut Horor Komedi, Satine Zaneta Pilih Peran Vampir di 'Siti si Vampir'

Bukan sekadar tempelan nama Resident Evil

Ini yang membuat adaptasinya mendapat perhatian. Kritikus Rotten Tomatoes mencatat sejumlah ulasan yang menyebut film tersebut berhasil menangkap semangat game, meski tidak mengikuti ceritanya secara langsung.

Ada pula yang menilai Cregger memahami bahwa adaptasi game tidak harus menjadi rangkaian referensi untuk memuaskan penggemar.

The Hollywood Reporter juga menyoroti bagaimana Cregger memberikan napas baru pada franchise ini, sementara TheWrap menyebut film tersebut sebagai adaptasi 'Resident Evil' pertama yang benar-benar berhasil menurut ulasannya.

Namun, bukan berarti semua kritikus sepakat. The Guardian menilai bagian akhir sedikit kehilangan kekuatan karena perkembangan karakter Bryan terasa belum sepenuhnya tuntas.

Beberapa kritikus lain juga menyoroti humor dan penyelesaian cerita sebagai bagian yang masih bisa diperdebatkan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: