Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Hanin Dhiya membuka babak baru dalam perjalanan musiknya bersama Musica Studios. Penyanyi yang dikenal memiliki karakter vokal lembut itu resmi membawakan ulang salah satu lagu hit D’MASIV, Cinta Ini Membunuhku.

Dirilis pada 16 September 2026, lagu tersebut menjadi salah satu langkah awal Hanin dalam memperkenalkan karya terbarunya bersama Musica Studios. Perilisan ini sekaligus menjadi momen bagi Hanin untuk kembali menyapa para pendengar, termasuk fanbase Haninours yang selama ini setia mengikuti perjalanan kariernya.

“Katanya cinta, kok malah sakit?” menjadi benang merah yang mengiringi kehadiran versi terbaru lagu tersebut.

Lagu yang pernah menjadi soundtrack patah hati banyak orang itu kini hadir dengan wajah berbeda. Meski dibawakan oleh penyanyi dari generasi baru, rasa sakit dan kekecewaan yang menjadi jiwa lagu tersebut tetap dipertahankan.

| Baca Juga: Kezia Kaithlyn Tembus Top 32 Healing Voice, Bawa Nama Indonesia ke Korea Selatan

Melalui karakter vokalnya yang lembut, Hanin Dhiya memberikan sentuhan lebih sendu pada “Cinta Ini Membunuhku”. Cara bernyanyinya membuat lagu tersebut terdengar seperti sebuah cerita lama yang kembali dibuka setelah sekian lama disimpan.

Bagi Hanin, membawakan ulang lagu yang sudah dikenal luas bukanlah perkara mudah. Ia harus menjaga kekuatan emosi dalam versi aslinya, sekaligus menghadirkan interpretasi yang terasa personal.

“Cinta Ini Membunuhku adalah lagu yang menurut aku sudah sangat dekat dengan banyak orang. Dulu mungkin lagu ini pernah menemani masa patah hati mereka, dan sekarang aku mencoba membawakan kembali dengan warna dan rasa yang berbeda,” ungkap Hanin.

“Tantangannya adalah bagaimana tetap menjaga rasa dari lagu aslinya, tapi di saat yang sama bisa memberikan interpretasi yang lebih personal,” lanjutnya.

| Baca Juga: D’MASIV Gelar Konser 5 Negara Lewat Asia Home Run, Debut RANS Entertainment Jadi Promotor

Hanin menyadari lagu milik D’MASIV tersebut memiliki tempat tersendiri di hati pendengar. Lirik dan ceritanya dinilai dekat dengan pengalaman orang-orang yang pernah terluka dalam sebuah hubungan.

Kadang kala seseorang merasa telah berhasil melupakan masa lalu. Namun, sebuah lagu bisa tiba-tiba membuka kembali kenangan dan perasaan yang sempat tertinggal.

“Kadang kita merasa sudah sembuh dari sebuah cerita, tapi ketika mendengar lagu tertentu, ternyata masih ada sedikit rasa yang tertinggal. Semoga versi ini bisa kembali menemani kalian semua yang merasakannya,” tutur Hanin.

Kehadiran Cinta Ini Membunuhku versi Hanin Dhiya diharapkan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pendengar lama dengan audiens baru.

| Baca Juga: Andrea Bocelli Bicara Persiapan dan Makna Khusus Konser 30 Tahun di Candi Borobudur

Bagi generasi sebelumnya, lagu ini membawa kembali kenangan akan masa ketika karya D’MASIV tersebut begitu populer. Sementara bagi pendengar yang lebih muda, interpretasi Hanin menawarkan cara baru untuk menikmati salah satu lagu cinta ikonik Indonesia.

Perilisan ini pun seolah menegaskan satu hal: penyanyinya memang sudah berbeda, tetapi luka yang diceritakan mungkin masih terasa sama. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: