Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Cinta Laura Kiehl punya cara sendiri dalam menggunakan ruang yang dimilikinya untuk membantu orang lain. Kepeduliannya tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga menyentuh pendidikan, perempuan, lingkungan, hingga korban bencana.

Salah satu hal yang dilakukan Cinta dimulai dari lingkungan rumahnya sendiri. Ia membiayai pendidikan dua asisten rumah tangga (ART) yang bekerja dengannya agar keduanya memiliki kesempatan menentukan masa depan di luar pekerjaan mereka saat ini.

"ART aku di rumah ada dua. Dua-duanya aku sekolahkan. Aku tidak mau mereka menjadi ART semata. Aku ingin mereka menjadi anak-anak yang berpendidikan dan memiliki pilihan di masa depan untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan," ujar Cinta.

Selain pendidikan perguruan tinggi, Cinta juga memberikan fasilitas kursus bahasa kepada kedua ART tersebut. Baginya, pendidikan dapat membuka pilihan yang lebih luas bagi seseorang dalam menentukan kehidupan yang ingin dijalani.

| Baca Juga: Bukan Galang Dana, Reza Arap Pakai Uang Pribadi untuk Bantu 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT

Kepedulian terhadap pendidikan dan pemberdayaan perempuan kemudian berjalan beriringan dengan aktivitas sosial Cinta lainnya. Ia juga aktif menyuarakan pentingnya menghapus kebiasaan menyalahkan korban kekerasan serta mendorong penerapan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Perhatian Cinta terhadap persoalan sosial juga membawanya terlibat dalam penanganan bencana. Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan mendatangi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa.

Cinta berencana membawa donasi sebesar Rp120 juta yang sebelumnya telah dihimpun untuk membantu korban gempa di wilayah tersebut. Ia dijadwalkan berangkat pada awal Oktober 2026.

Kondisi di lokasi bencana membuat Cinta harus bersiap dengan fasilitas yang jauh berbeda dari kehidupan sehari-harinya. Ia bahkan sudah mengetahui kemungkinan harus tinggal di tenda dan menggunakan kamar mandi rumah warga.

| Baca Juga: Andovi da Lopez Tanggapi Polemik Mindfulness, Singgung Kejujuran Figur Publik

"Aku sudah siap. Kemarin diinformasikan ada kemungkinan harus tidur di tenda dan menggunakan kamar mandi rumah warga yang sangat mendasar."

"Ada air mengalir, tetapi tentu tidak bisa berekspektasi fasilitasnya seperti di rumah sendiri. Itu tidak masalah, karena aku datang untuk membantu, bukan mencari kemewahan," kata Cinta saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Menurut Cinta, pilihan untuk tinggal di tenda juga berkaitan dengan kondisi lokasi yang masih memiliki risiko gempa susulan. Ia memilih menyesuaikan diri dengan keadaan di lapangan selama menjalankan kegiatan kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, Cinta juga terlibat dalam kegiatan sosial untuk korban bencana di Aceh. Dari kegiatan tersebut, perhatiannya turut diarahkan pada pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberadaan satwa liar yang memiliki peran dalam lingkungan.

| Baca Juga: Ngaku Pacaran dengan Lee Dong Wook, Perempuan Ini Klaim Rugi Rp449 Juta Gegara Love Scamming

Melalui Act of Love Foundation yang didirikannya, Cinta menjalankan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, kemanusiaan, perempuan, dan lingkungan. Ia juga menggunakan pengaruhnya untuk menyampaikan isu yang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih luas. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: