Bobon Santoso Tegaskan Tebusan Rp1 M untuk Bebaskan 9 Warga yang Disandera OPM Masih Berlaku
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Tawaran Rp1 miliar dari Bobon Santoso untuk membantu membebaskan sembilan warga sipil yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) masih berlaku.
Dalam unggahan Instagram-nya yang dibagikan pada 14 September 2026, Bobon kembali menyoroti nasib warga yang dibawa kelompok bersenjata di Distrik Jila, Mimika, Papua Tengah, dan berharap proses komunikasi bisa membuka jalan bagi keselamatan mereka.
Sebelumnya, Bobon menyampaikan tawaran tersebut melalui video di media sosial pada 5 September 2026. Ia menegaskan uang itu berasal dari kantong pribadi dan tidak mewakili pihak mana pun.
"Saya atas nama pribadi memohon kepada pihak OPM untuk melepaskan sembilan sandera dengan tebusan Rp1 miliar untuk keselamatan dan kebebasan mereka," ujar Bobon dalam video tersebut.
| Baca Juga: Carissa Perusset Pelajari Budaya Papua demi Peran di Film Horor 'Suanggi: Ilmu Kutukan'
Kenapa Bobon Menawarkan Rp1 Miliar?
Kasus ini bermula setelah penyerangan pos keamanan TNI di Jila pada 17 Agustus 2026. Sembilan perempuan dan anak kemudian dilaporkan dibawa oleh kelompok bersenjata.
Mayoritas korban disebut masih berusia muda, termasuk sejumlah anak sekolah.
Bobon menyoroti kondisi tersebut karena menurutnya masyarakat sipil tidak seharusnya ikut terseret dalam konflik. Dalam pernyataannya, ia meminta agar warga, terutama anak-anak, dilepaskan.
Perkembangan terbaru menunjukkan satu dari sembilan sandera, Demerina Uamang (23), berhasil dievakuasi pada 14 September 2026 setelah ditemukan warga dalam kondisi lemah.
| Baca Juga: Marlina Chlara Sesa, Wanita Papua Pertama yang Kantongi Lisensi Pesawat Airbus A320
Ia kemudian mendapat penanganan medis di Timika. Satu korban lainnya, Yosina Tsenawatme (18), ditemukan meninggal setelah sebelumnya melarikan diri bersama Demerina.
Aparat masih melakukan pencarian terhadap warga lainnya.
Karena itu, Bobon kembali menyerukan komunikasi dan negosiasi. Ia mengatakan harapannya sederhana, yakni seluruh warga yang masih dicari dapat pulang dengan selamat.
Bobon Memang Sudah Lama Peduli Indonesia Timur
Bagi Bobon, perhatian ke Papua bukan hal baru. Ia dikenal melalui program Kuali Merah Putih, yakni kegiatan memasak dalam jumlah besar dan membagikan makanan kepada masyarakat di wilayah timur Indonesia.
| Baca Juga: Aksi Peduli Cinta Laura, Biayai Kuliah Dua ART-nya hingga Bantu Korban Gempa NTT
Pada April 2024, misalnya, Bobon bersama Satgas TNI memasak sekitar 1.000 porsi daging sapi untuk warga Maybrat, Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari misi Kuali Merah Putih.
Sebelumnya pada awal 2026, Bobon juga sempat mengumumkan rencana menjual kanal YouTube miliknya seharga Rp20 miliar.
Kanal tersebut saat itu memiliki hampir 18 juta subscriber. Dalam unggahannya, ia juga menyebut ingin pensiun dari YouTube.
Kini, perhatian Bobon justru kembali tertuju pada misi kemanusiaan di Papua. Ia menyatakan tawaran Rp1 miliar tetap disiapkan sambil membuka ruang komunikasi dengan pihak yang dapat membantu proses pembebasan. (*)







