Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Penelitian tentang pola bulu kucing juga menunjukkan bahwa tanda seperti garis dan tutul melibatkan beberapa wilayah genetik, sehingga bentuk akhirnya bisa sangat beragam.

Badan Abu-Abu, Ekor Malah Oyen

Kucing abu-abu ekor oren. Foto: Dok. Net

Yang satu ini bikin mikir dua kali. Hampir seluruh tubuhnya berwarna abu-abu, tetapi ekornya justru oranye terang. Fenomena dengan dua pola warna ekstrem memang bisa muncul karena variasi pigmentasi.

Pada kasus tertentu, perbedaan warna yang tidak biasa bahkan dapat berkaitan dengan chimerism, yaitu satu individu memiliki dua garis sel dengan susunan genetik berbeda.

Namun, kondisi tersebut tidak bisa dipastikan hanya dari foto dan membutuhkan pemeriksaan genetik.

| Baca Juga: Leopardus Tilcayo, Spesies Kucing Baru dari Bolivia Ditemukan Setelah Lebih dari 100 Tahun

Foto kucing abu-abu dengan ekor oranye juga pernah beredar luas di komunitas daring dan kembali ramai dibagikan karena kontras warnanya.

Si Gembul dengan Hati Besar

Kucing Hati Besar. Foto: Dok. Net

Terakhir ada kucing dengan tubuh gempal dan pola berbentuk hati besar di bagian badannya. Bentuk seperti ini membuat coraknya terlihat seakan sengaja digambar.

Motif hati memang bisa terbentuk dari kombinasi gen yang mengatur warna dan pola bulu.

Karena bentuk spesifiknya tidak bisa diprediksi dengan tepat, tanda seperti hati, wajah, atau bentuk lain akhirnya menjadi kebetulan visual yang bikin satu kucing terasa punya desain sendiri.

| Baca Juga: Kenapa Kumis Kucing Tidak Boleh Dipotong? Ternyata Punya Fungsi Penting

1 2 3

Tags: