Sam Smith dan Normani Sempat Menang, Kasus Hak Cipta 'Dancing With a Stranger' Kembali Bergulir
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Sam Smith dan Normani kembali menghadapi sengketa hak cipta atas lagu 'Dancing With a Stranger' setelah hakim federal Amerika Serikat menolak permintaan untuk mengakhiri perkara tersebut tanpa persidangan.
Dilansir dari Rolling Stone pada Kamis (24/9/2026), Hakim Wesley L. Hsu dalam putusannya yang diterbitkan pada 22 September 2026 menyatakan bahwa persoalan mengenai kemiripan lagu serta klaim bahwa lagu tersebut dibuat secara independen harus diputuskan oleh juri.
Sengketa ini bermula ketika penulis lagu Jordan Vincent, Christopher Miranda, dan Rosco Banlaoi melalui Sound and Color LLC menggugat pada 2022.
Mereka menilai lagu 'Dancing With a Stranger' milik Sam Smith dan Normani, yang dirilis pada 2019, menggunakan bagian seperti hook, lirik, ritme, dan susunan musikal dari lagu mereka berjudul 'Dancing With Strangers' yang dibuat pada 2015.
| Baca Juga: Samsung Minta Gugatan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Senilai Rp260 M Dua Lipa Dibatalkan
Sam Smith dan Normani membantah tuduhan tersebut dan menyatakan lagu mereka dibuat secara independen.
Sempat Menang, Lalu Kasusnya Hidup Lagi
Yang membuat perjalanan kasus ini cukup panjang adalah perkara tersebut sebelumnya sempat dimenangkan pihak Sam Smith dan Normani.
Pada September 2023, Hakim Hsu memberikan ringkasan putusan untuk para terdakwa setelah menyimpulkan bahwa bagian melodi yang dipersoalkan tidak cukup mirip secara hukum.
Saat itu, ungkapan 'dancing with a stranger' juga dianggap bukan sesuatu yang bisa dimonopoli melalui hak cipta. Namun, kemenangan itu tidak menjadi akhir perkara.
| Baca Juga: Wang Yibo Gugat Produser 'The Untamed' dan 4 Perusahaan, Ada Sengketa Hak Cipta
Pada 29 April 2025, Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan membatalkan keputusan tersebut dan menyatakan bahwa juri masih dapat menilai apakah kombinasi sejumlah unsur musik dalam hook kedua lagu cukup mirip untuk dianggap melanggar hak cipta.
Ada Universal Music Group di Dalam Perkara
Perkara ini tidak hanya melibatkan Sam Smith dan Normani. Universal Music Group (UMG) melalui UMG Recordings juga termasuk pihak yang digugat, bersama sejumlah perusahaan penerbitan musik lain.
Normani sendiri tercatat sebagai penyanyi pada rekaman 2019 tersebut, tetapi menurut catatan perkara, ia tidak ikut menulis lagunya.
Tim hukum para terdakwa kembali meminta perkara dihentikan pada Juli 2026. Mereka berargumen bahwa kemiripan yang dipersoalkan hanya terdiri dari beberapa unsur musik yang lazim digunakan dalam lagu.
| Baca Juga: Keluar dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Siapkan Konser Amal untuk Palestina
Mereka juga mempersoalkan dua sampel yang disebut digunakan tanpa lisensi dalam lagu 2015. Hakim Hsu menolak kedua argumen tersebut untuk tahap ini.
Lalu Apa yang Akan Terjadi?
Perkara kini bergerak menuju sidang juri, tetapi tanggal persidangannya belum ditetapkan dalam laporan terbaru.
Juri nantinya akan menilai apakah kedua lagu memiliki kemiripan yang memenuhi standar hukum serta apakah lagu 'Dancing With Strangers' milik Sam Smith dan Normani benar-benar dibuat secara independen.
Bila pengadilan nantinya menyatakan terjadi pelanggaran, konsekuensi hukumnya dapat mencakup pemberian ganti rugi sesuai perkara hak cipta. Namun, belum ada putusan bahwa Sam Smith atau Normani melakukan pelanggaran. (*)







