Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Ully melihat penggunaan aksen sebagai jalan tengah. Film Indonesia dengan bahasa daerah secara penuh memang dapat menghadirkan tantangan tersendiri bagi penonton yang berasal dari wilayah lain.

Karena itu, aksen digunakan untuk memperkuat identitas tempat tanpa membuat dialog sulit dipahami. Seluruh pemain juga menggunakan aksen yang sama agar karakter dalam kelompok tersebut terasa berasal dari lingkungan yang serupa.

Tantangan lain datang dari kostum. Para pemain menggunakan pakaian yang menyesuaikan gambaran masyarakat Aceh pada masa tersebut, seperti celana, atasan longgar, kain, dan penutup kepala.

Ully menganggap panas dan beratnya pakaian sebagai bagian dari pekerjaan yang harus dijalani selama syuting.

“Kalau kita lagi shooting, ya sudah kita enggak mikirin itu. Itu risiko pekerjaan,” ujarnya.

Film ini juga menghadirkan sejumlah senjata berbeda. Malahayati yang diperankan Atiqah Hasiholan menggunakan rencong, Maesaroh yang diperankan Cut Mini memakai pedang, sementara Farida menggunakan busur dan anak panah. Salwa yang dimainkan Fergie Brittany menggunakan senapan.

| Baca Juga: Aulia Sarah Jadi Sosok Alami Kekerasan, Film 'Pirunduk' Bawa Mitos Kalimantan ke Bioskop

Kuda juga muncul sebagai bagian dari kelompok Kesultanan Aceh. Sementara kelompok perempuan dari desa tidak menggunakan kuda. Menurut para pemain, jika seluruh karakter harus melakukan adegan berkuda, proses syuting bisa berlangsung jauh lebih lama.

Pengambilan gambar Pasukan 1000 Janda dilakukan selama sekitar 27 hari di tiga lokasi, termasuk Kertajati dan Studio Alam.

Bagi Ully, film ini menawarkan pengalaman berbeda karena cerita dan genrenya tidak seperti kebanyakan proyek yang pernah ia temui.

“Sebagai pemain, aku senang karena di dunia perfilman itu kayak hampir 80 persen genre atau ceritanya mirip-mirip. Nah, ini ceritanya baru, ada sejarahnya, ada action-nya,” kata Ully.

| Baca Juga: Ali Fikry Terpilih Jadi Duta Termuda Festival Jakarta Film Week 2026

1 2 3

Tags: