Angel Pieters Bercerita tentang Cinta, Kehilangan, dan Arti Pulang lewat Album 'Rumah'
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Penyanyi Angel Pieters merilis mini album terbaru bertajuk 'Rumah', berisi tujuh lagu yang merekam kerinduan, cinta, perpisahan, kehilangan, hingga proses menerima dan berdamai dengan pengalaman hidup.
Bagi Angel, rumah tidak selalu menjadi tempat yang sempurna. Di dalamnya seseorang bisa menemukan cinta dan rasa aman, namun juga berhadapan dengan kekecewaan, kesedihan, bahkan kehilangan. Pemaknaan itulah yang mendasari mini album ini, tempat ia menuangkan cerita personal tentang berbagai fase emosional dalam hidupnya.
"Rumah lebih dari sekadar bangunan. Rumah adalah rasa. Di dalam rumahku, pernah ada kekecewaan, kesedihan, perasaan yang tak sempat terungkap hingga berujung pada perpisahan, juga amarah yang tak kunjung selesai," ujar istri Andreas Paramawidya Wisesa ini di Jakarta baru-baru ini.
Ketujuh lagu membawa cerita masing-masing. "Rindu" menggambarkan kerinduan kepada seseorang yang pernah memberikan kehangatan, lalu berlanjut ke "Berikan Nyaman" yang berbicara tentang kesediaan menjadi tempat seseorang beristirahat.
| Baca Juga: Angel Pieters Rasakan Makna Berbeda Lagu 'Separuh Hidupku' Setelah Punya Anak
Namun tidak semua hubungan bertahan. "Garis Tangan" bercerita tentang cinta yang harus dilepaskan karena takdir, sementara "Separuh Hidupku" menggambarkan cinta yang begitu dalam hingga menjadi bagian besar dari perjalanan hidup seseorang.
Sisi kesepian dan keterasingan hadir lewat "Rumah Sendiri", sedangkan "Cinta" dan "Andai" masing-masing berbicara tentang keinginan menjaga orang tercinta serta rasa syukur atas kebaikan yang pernah diterima.
"Setiap lagu di Rumah punya cerita dan perasaannya sendiri. Ada yang tentang bertahan, ada yang tentang kehilangan, ada juga tentang menerima. Tapi pada akhirnya, semuanya kembali ke satu hal: bagaimana kita menemukan tempat yang membuat kita merasa aman dan menjadi diri sendiri," tutur perempuan kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1997 itu.
Bagi ibu satu anak ini, 'Rumah' menjadi bagian dari proses melihat kembali perjalanan hidupnya sekaligus sisi musikal yang lebih personal dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
| Baca Juga: Princess Emang Beda! Syahrini Naik Kuda Sapa Penonton Pestapora 2026
Rumah pun tidak lagi sekadar tempat untuk pulang, melainkan metafora tentang hubungan dan pengalaman yang membentuk seseorang, dibangun oleh orang-orang di dalamnya, kebahagiaan yang pernah dirasakan, dan luka yang membutuhkan waktu untuk sembuh.
Mini album 'Rumah' karya Angel Pieters kini dapat didengarkan di berbagai Digital Streaming Platform (DSP). (*)







