Diduga Jadi Korban Malapraktik, Mark Feehily 'Westlife' Gugat Dokter Bedah Rp4,2 M
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Anggota boyband Westlife, Mark Feehily, menggugat seorang dokter bedah di Inggris bernama Nick Carter atas dugaan malapraktik. Usai menjalani operasi pemotongan lambung, ia mengalami infeksi perut parah dan sepsis (infeksi darah) berulang.
Semua bermula ketika Mark menjalani operasi tersebut di Spire Portsmouth Hospital di Hampshire, Inggris pada 1 Agustus 2020.
Penyanyi asal Irlandia itu mengklaim Dr. Nick meninggalkan sebagian jaringan di lambungnya yang kemudian menyebabkan infeksi perut parah.
| Baca Juga: 10 Hari Menikah, Rumah Kentaro Sakaguchi Didatangi Polisi Usai Cekcok dengan Istri
Ia pun harus dilarikan ke rumah sakit berulang kali hingga akhirnya dokter terpaksa mengangkat seluruh lambungnya (gastrectomy) pada Mei 2023.
Tim hukum Mark Feehily kemudian menggugat Dr. Nick sebesar £200.000 atau sekitar Rp4,2 miliar atas dugaan kelalaian medis di Pengadilan Tinggi London pada Juni 2025.
Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya, Suzanne White, melalui pernyataan resmi belum lama ini.
“Kami mewakili vokalis utama Westlife, Mark Feehily, dalam klaim kelalaian medis di Pengadilan Tinggi terhadap dokter bedah, Dr. Nick Carter,” ujarnya, dilansir dari The Telegraph, Minggu (27/9/2026).
Suzanne mengungkap keadaan kliennya saat ini kurang baik. Namun ia meminta para penggemar untuk tidak khawatir.
| Baca Juga: Ogah Dilabeli Warga Biasa, Harry dan Meghan Markle Minta Dipanggil 'Public Figure'
“Mark telah berkomitmen untuk terus memberi kabar terbaru kepada para penggemar mengenai kesehatannya selama masa yang sangat sulit baginya ini, tapi ia menghadapi semuanya dengan kekuatan dan ketahanannya,” ungkap Suzanne.
Sayangnya, Mark enggan memberikan komentar mengenai gugatannya terhadap Dr. Nick Carter.
1 2







