Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Venly Arauna ternyata tidak langsung menjadi pilihan pertama untuk memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Ia harus melewati proses casting hingga akhirnya dipercaya menjadi sosok yang dirasuki entitas kuno Rephaim.

Produser sekaligus penulis skenario film, Robert Ronny, mengungkapkan tim produksi memang sejak awal mencari wajah baru untuk karakter yang mengalami kesurupan.

Strategi tersebut sudah digunakan sejak film pertama karena mereka ingin penonton lebih mudah percaya pada situasi yang terjadi di dalam cerita.

"Saya tuh selalu bilang bahwa kita harus mencari siapa pun yang jadi kerasukan itu harus pemain baru," kata Robert saat konferensi pers Kuasa Gelap: Perjanjian Darah di Jakarta, Senin (28/9).

| Baca Juga: Film 'Conjurig' Angkat Kisah para 'Hantu' di Jalan Braga Kota Bandung

Untuk Daniel, proses pencarian pemeran laki-laki ternyata tidak mudah. Robert menyebut sutradara Rizal Mantovani sempat melihat tantangan tersendiri dalam mencari aktor yang bisa terlihat meyakinkan ketika memerankan karakter kerasukan.

Dari sejumlah kandidat yang mengikuti proses tersebut, nama Venly akhirnya dipilih. Menariknya, Robert mengakui bahwa Venly bukan kandidat utama pada awal pencarian.

"Sebenarnya jujur aja nih, Venly ini bukan pilihan utama kami awalnya," kata Ronny.

Salah satu hal yang kemudian membantu Venly adalah penampilannya. Rambut panjang yang dimilikinya justru dianggap bisa memperkuat tampilan Daniel dalam kondisi kerasukan.

| Baca Juga: Beby Tsabina & Vincent Verhaag Dipasangkan di Film Emmy, Bawa Kisah Cinta Berlatar Sejarah

"Kami akhirnya pilih Venly deh, karena salah satu faktornya juga waktu itu untung Ven, rambut lu panjang. 'Bikin serem nih kalau rambutnya panjang', kata Rizal gitu," kenang Robert.

Kemampuan Venly pun menjadi pertimbangan lain. Sebelum terlibat dalam film ini, ia pernah bermain dalam produksi Paragon Pictures berjudul Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?. Pengalaman tersebut membuat Robert semakin yakin dengan pilihannya.

Ada pula satu hal yang membuat proses casting Venly mendapat perhatian dari tim produksi. Saat dipanggil untuk mengikuti audisi, Venly langsung meminta izin dari proyek lain yang sedang dijalaninya.

"Waktu dia mulai dipanggil casting, langsung dia cuti. Saya suka dengan kepercayaan dirinya itu, karena kan belum tentu dipilih, waktu itu masih jodoh-jodohan. 'Enggak apa-apa, Pak, saya percaya', dia bilang gitu," kata Ronny.


Keputusan tersebut akhirnya membawa konsekuensi pada karakter Venly di proyek sebelumnya. Ia harus keluar dari produksi tersebut dan karakter yang ia perankan kemudian dimatikan. Venly sendiri menceritakan kejadian itu dengan istilah yang cukup unik.

"Aku izin di proyek yang kemarin buat 'casting', sekitar dua sampai tiga bulanlah. Eh, tahu-tahunya aku jadi ubi," kata Venly.

Bagi Venly, keputusan mengikuti casting tersebut memang memiliki alasan. Setelah membaca skenario secara lengkap, ia merasa Daniel memberikan tantangan akting yang berbeda.

"Ketika aku baca full, ini benar-benar cerita yang sangat menantang bagi seorang aktor. Sebagai aktor, pasti setiap saat menginginkan hal yang lebih untuk membantu level up dan menjadi lebih baik lagi," ujar Venly.

| Baca Juga: Mawar de Jongh Kerepotan Jadi ‘People Pleaser’ di Film Terbarunya

Dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Daniel menjadi sosok yang tubuhnya dirasuki Rephaim. Entitas kuno tersebut menjadi ancaman yang skalanya lebih luas dibanding konflik dalam film sebelumnya.

Film arahan Rizal Mantovani ini dibintangi pula Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal. Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: