Dito Darmawan Jalani Makeup Rumit Selama 2 Jam Demi Cosplayer Pocong
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleBelajar Keikhlasan Cosplayer Penghibur Wisatawan
Untuk mendalami karakternya, Dito tidak hanya berlatih di ruang tertutup. Ia langsung turun ke lapangan untuk melakukan riset bersama para pelaku cosplay jalanan yang sesungguhnya di Bandung. Para cosplayer itu memanfaatkan penampilan mereka untuk menghibur atau untuk jasa foto bareng para wisatawan di kota kembang tersebut.
"Pas persiapan sempat ngobrol, turun ke jalan terus ngobrol langsung ditemani sama Kang Jo. Ketika ngobrol, betul kata Kang Deddy, mereka semua itu melakukan itu selain untuk mencari uang, mereka juga menjalankan itu sebagai passion," ungkap Dito.
Dari interaksi tersebut, pemain film Danur: The Last Chapter menyadari bahwa profesi yang mereka jalani memiliki beban fisik dan mental yang berat, sehingga menuntut ketulusan hati yang tinggi.
"Mereka makeup terus pakai kostum yang sama sekali enggak mudah. Memang ternyata butuh keikhlasan, dan mereka itu punya keikhlasan itu pas ngejalaninnya. Apalagi setiap hari kan ya, enggak mungkin gampang," tuturnya.
Insiden Nyata: Kaki Terlindas hingga Harus Dirawat
Tak hanya proses riasan yang melelahkan, proses produksi film ini juga diwarnai insiden nyata yang menegangkan. Dito menceritakan, salah satu rekannya, Kang Anjuy Cadel, mengalami cedera fisik di lokasi syuting akibat adegan terlindas kaki yang ternyata sungguhan.
"Paling Kang Anjuy, iya kelindes kakinya beneran. Kang Anjuy Cadel, tadi tuh ada adegan dia kelindes kakinya. Itu beneran kelindes dan beneran dibawa ke rumah sakit habis itu," beber Dito.
Kecelakaan tersebut memaksa tim produksi melakukan penyesuaian adegan secara mendadak di depan kamera.
| Baca Juga: Akting Bareng Tom Holland, Sabrina Carpenter Jadi Ginger Rogers di Biopik Fred Astaire
"Jadi pas shot aku ke Maizura tuh sudah enggak ada Kang Anjuy-nya, tapi kita pura-pura dia masih ada di situ," pungkas Dito
Film produksi Global Borneo Entertainment dan Bima Sakti Pictures ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Tubagus Deddy, sineas yang sebelumnya terlibat dalam Koboy Kampus dan Ancika: Dia Yang Bersamaku 1995.







