Musikal Sirena: Air Mata dari Lautan Bakal Libatkan Talenta Muda dan Musisi Disabilitas
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleHal yang paling mengharukan dari pementasan ini adalah keterlibatan sekitar 7-10 anak penyandang disabilitas sebagai pemain musik. Istri Menteri Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, mengapresiasi langkah tersebut karena membuka kesempatan lebih luas bagi kelompok rentan untuk ikut berkarya dalam industri kreatif.
“Saya sangat bangga, sangat terharu ketika saya mendengar ada sekitar 7 sampai 10 anak disabilitas pemain musik,” ujar Fatma.
| Baca Juga: Seniman Begok Oner Juara Lewat Lukisan Urban yang Terinspirasi Grafiti Gua Purba
Menurut Direktur Shine Era Entertainment, Mikhalouda, pelibatan pemain musik disabilitas selaras dengan pesan utama yang ingin disampaikan “Sirena”, yakni pentingnya saling mendukung dan menerima kekurangan satu sama lain.
“Yang ingin kita tekankan di dunia Sirena adalah saling back up apabila ada kekurangan satu sama lain,” katanya.
Selain itu, penyelenggara juga menyiapkan program 1.000 Kursi Anak Berprestasi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, siswa berprestasi, anak yatim, penyandang disabilitas, hingga anak dari sekolah rakyat.
Persiapan produksi disebut berlangsung selama sekitar tiga bulan dengan 28 kali latihan. Tantangan panggung Balai Sarbini yang bukan dirancang khusus sebagai teater diatasi melalui penggunaan teknologi multimedia untuk membangun visual dunia bawah laut yang imajinatif.
| Baca Juga: Jelang Pentas, 'Home Sweet Loan The Musical' Ungkap Perubahan Cerita dari Novel dan Film
“Sirena: Air Mata dari Lautan” turut melibatkan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat, Dewan Kesenian Jakarta, dan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Pertunjukan ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi drama musikal Indonesia, sekaligus memperluas akses talenta muda dan penyandang disabilitas di ekosistem seni pertunjukan. (*)




