Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Tiga sosok figur publik ternama, Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier, menyatukan talenta mereka dalam sebuah proyek musik kolaboratif. Mengusung genre funk-dance, ketiganya meluncurkan single terbaru berjudul 'Aura' yang berpotensi menjadi mood booster bagi para penikmat musik di tengah situasi dunia yang sedang chaos.

Dari segi produksi, lagu 'Aura' diproduseri oleh Winky Wiryawan bersama musisi Kamga. Komposisinya memadukan petikan gitar Winky, ketukan drum Maxime Bouttier, serta karakter vokal khas Afgan yang seketika mengajak pendengarnya berdansa.

Di balik terciptanya lagu ini, tersimpan cerita pertemanan yang berawal dari lingkaran tongkrongan yang berbeda. Winky Wiryawan membeberkan kisah awal pertemuannya dengan Maxime dan Afgan.

"Behind story-nya dulu nih gimana bisa terbentuk proyek ini. Jadi kalau aku sama Maxime sebenarnya sering banget nongkrong atau satu komunitas, ada rock community gitu," ungkap Winky saat di kawasan Casablanka, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

| Baca Juga: Winky Wiryawan Bawa Eksperimen Musik ke Panggung Serius Lewat Neo Funk Therapy

Winky menjelaskan kesamaan selera mereka terhadap grup musik Muse, meski ia sendiri lebih condong ke genre musik keras.

"Maxime kan suka band Muse, terus aku juga dengerin Muse, tapi basically aku lebih ke metal atau modern metal. Jadi kita kadang-kadang ngobrol sebentar lah sama teman-teman yang suka rock gitu," lanjutnya.

Di sisi lain, Winky juga berada di lingkungan pergaulan yang sama dengan Afgan.

"Di satu sisi, aku sama Afgan juga ada satu tongkrongan gitu yang senang R&B, soulful. Kalau aku pribadi melihat musik itu universal ya. Belajar dari satu genre ke genre yang lain itu sampai sekarang aku senang eksplor terus," tutur Winky.

Berawal dari Nonton Konser Bareng

| Baca Juga: Sempat Kehilangan Suara Total, Afgan Tetap Tampil Maksimal di Konser Retrospektif

Menariknya, kolaborasi ini lahir saat Winky dan Maxime datang ke Konser Retrospektif Afgan pada Juli 2026. Saat itu, Winky dan Maxime yang bertemu Afgan di area backstage secara spontan mengusulkan ide untuk membuat karya bersama.

“Awalnya dari iseng-iseng ngobrol spontan di backstage, untuk bikin sesuatu bareng. Aku dan Maxime sebenarnya punya irisan musik yang mirip di skena musik keras. Kami berdua sama-sama suka musik heavy rock, sementara kalau aku dengan Afgan, tentunya aku juga menyukai funk dan RnB,” ujar Winky.

Ide spontan itu kemudian diwujudkan dengan Winky dan Maxime mengirim beberapa demo aransemen musiknya ke Afgan. Namun, dari sekian demo yang dikirim, tak ada yang membuat ketiganya sepakat.

Inspirasi yang Lahir dari Bilik Toilet

Afgan menceritakan bahwa ide awal lagu tersebut murni terlintas secara tiba-tiba sebelum ia berangkat ke studio rekaman. Ia rupanya sempat ke toilet di rumahnya.

| Baca Juga: Maxime Bouttier Akui Memasak Jadi Love Language di Dunia Nyata

"Aku selalu dapat inspirasi, entah kenapa, lagi di toilet. Jujur, enggak ada masalah. Selalu setiap lagu aku, mostly lagi di toilet dapat inspirasinya," ungkap Afgan.

Ketika sedang berada di toilet tersebut, secara spontan kata "aura" melintas begitu saja di dalam pikirannya. Selain merasa unik karena belum pernah memiliki karya dengan judul tersebut, Afgan merasa setiap individu pada dasarnya memiliki pancaran aura tersendiri.

"Tiba-tiba ada satu kata yang masuk ke otak aku, yaitu 'aura'. Entah kenapa, karena mungkin ya itu tadi, kita punya aura masing-masing. Terus aku enggak pernah punya lagu judulnya 'Aura'. Lucu juga kali ya," kata Afgan.

Lebih dari sekadar judul yang menarik, Afgan ingin lagu 'Aura' bisa menjadi suntikan rasa percaya diri (confidence boost) bagi siapa saja yang mendengarkannya, khususnya saat memulai aktivitas di pagi hari.

| Baca Juga: Album iqro' Bawa Raim Laode Tembus Tangga Global Selama 21 Minggu

"Pengin juga yang dengar bisa kayak confidence boost. Kadang-kadang aku kalau dengar lagu yang bisa bikin aku PD, confident di pagi hari, hari aku tuh bisa lebih lancar. Aku pengin orang yang dengar lagu ini tuh kayak gitu, kayak feel-good song," jelasnya.

Afgan membagikan momen lucu saat lagu ini sudah mau di-mixing. Tiba-tiba tengah malam ia minta rekam ulang bagian vokal. Karena merasa masih ada yang kurang sempurna dari lagu itu.

"Karena di saat rekaman pertama aku lagi sakit. Ternyata setelah take vocal ulang itu, aku lebih puas dengan hasilnya, seperti yang sekarang di-release," tutup Afgan. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: