Film 'Empat Musim Pertiwi' Bidik Oscar 2027, Kamila Andini Minta Dukungan Pecinta Film Lokal
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Film 'Empat Musim Pertiwi' produksi Forka Films resmi terpilih mewakili Indonesia pada ajang Academy Awards (Oscars) ke-99 tahun 2027. Karya garapan sutradara sekaligus penulis Kamila Andini serta produser Ifa Isfansyah ini dipilih oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia (The Indonesian Oscars Selection Committee atau IOSC) untuk bersaing di kategori Best International Feature Film.
Bagi sutradara Kamila Andini, pencapaian ini bukan kali pertama. Sebelumnya, film karyanya bertajuk Yuni (2021), terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk ajang Academy Awards. Sementara produser, Ifa Isfansyah, torehan ini merupakan kali keempat film yang diproduserinya mewakili Indonesia di ajang Oscar 2027.
Kamila menyambut kabar ini dengan antusias, sekaligus menekankan pentingnya momentum kampanye yang tepat sasaran. Ia berkaca pada kendala promosi yang pernah dialami saat mewakili Indonesia lewat film 'Yuni'.
"Rasanya tentu saja bahagia banget. Ini kesempatan yang besar sekali dan semoga kita tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Buat saya sendiri sebenarnya ini bukan pertama kalinya, karena sebelumnya film saya Yuni pernah juga terpilih menjadi wakil Indonesia ke Oscar. Dan buat Mas Ifa sebagai produser ini sudah kali keempat," ungkap Kamila Andini saat ditemui di Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
| Baca Juga: Habiskan Waktu 9 Tahun, Sutradara Kamila Andini Nyaris Nyerah Garap 'Empat Musim Pertiwi'
Hambatan di Film Yuni
Ia melanjutkan evaluasinya terkait dinamika pemilihan waktu rilis dan kampanye film. Pada saat film Yuni terpilih untuk menjadi wakil Indonesia, waktunya sudah setahun setelah film itu dirilis secara internasional.
"Jadi sulit sekali untuk kami mempromosikan film ini lagi atau melakukan kampanye (campaign) karena sudah film tahun lalu. Orang-orang juga sudah nontonnya tahun lalu, gaungnya sudah lewat, terus tiba-tiba kita harus mempromosikan," tuturnya.
Untuk Empat Musim Pertiwi, pihaknya menargetkan efek genting (urgency) dan atensi tinggi dari para anggota Academy.
"Ini kenapa saat ini kita berusaha juga untuk berstrategi jika film ini terpilih, ya karena terpilih di saat memang ini sedang dibicarakan dan juga gaungnya sedang besar. Karena yang kita inginkan adalah Academy member menonton sebanyak-banyaknya dan vote film ini," tambah Kamila.
| Baca Juga: Putri Marino Menangis Usai Lihat Trailer 'Empat Musim Pertiwi', Ini Penyebabnya
Anak sutradara Garin Nugroho ini pun meminta dukungan publik dalam negeri untuk turut menggaungkan film ini melalui ulasan di media sosial. Dibutuhkan kampanye yang cukup besar agar film yang dibintangi oleh Putri Marino dan Arya Saloka ini meraih perhatian lebih dari para juri.
"Mungkin salah satu hal yang juga dibantu oleh teman-teman di Indonesia, mungkin bisa me-review film ini sebanyak-banyaknya sehingga sampai juga ke para Academy member di sana bahwa,
'Oh, ini ada film yang lagi dibicarakan ya,' dan mereka mau menonton. Kalau mereka suka, mereka bisa vote," paparnya.
Dukungan Pecinta Film Lokal
Produser Ifa Isfansyah menambahkan bahwa keberhasilan kampanye internasional sangat bergantung pada fondasi sambutan penonton di Tanah Air.
"Pertama, jelas fokus pertama kami ke penonton domestik. Karena bagaimanapun, ini juga film Indonesia. Walaupun tayang perdana di Toronto, kemudian nanti di Busan, pencapaian-pencapaian di domestik ini juga penting untuk dilihat oleh mereka (para Academy member)," tegas Ifa.
Ifa telah menyusun lini masa promosi secara matang menuju penentuan daftar pendek (shortlist) Oscar pada akhir tahun. Karena untuk ajang Oscar, hubungannya adalah dengan promosi, dengan kampanye. Ifa berharap nanti penayangan di domestik ini juga bisa diterima dengan baik.
"Setelah itu, selesai penayangan di Busan, nanti kita mulai rilis untuk campaign di LA (Los Angeles) sampai minggu ketiga November. Karena shortlist-nya itu pengumumannya di tanggal 15 Desember," papar Ifa.
Guna mendukung penetrasi penonton secara optimal, strategi penayangan di bioskop lokal kini tengah dikebut. Ifa akan memaksimalkan kegiatan-kegiatan terkait kampanye menuju Oscar 2027 di sekitar pertengahan November.
| Baca Juga: Film 'Empat Musim Pertiwi' Karya Kamila Andini, Akan Premiere di Toronto International Film Festival 2026
"Kita juga terus mencoba di bioskop sekarang, kita buka layar-layar yang bagus, sehingga harapannya semakin banyak penonton di bioskop untuk membuat Academy member ingin menonton Empat Musim Pertiwi," tandasnya.
Rekam Jejak Festival Bergengsi dan Jadwal Rilis Bioskop
Sebelum resmi ditunjuk mewakili Indonesia di Oscar 2027, Empat Musim Pertiwi telah menorehkan sederet pencapaian di kancah festival film internasional. Film ini melangsungkan penayangan perdana dunia (world premiere) di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 dalam program Centerpiece.
Perjalanan internasionalnya berlanjut ke Busan International Film Festival (BIFF) 2026. Penayangan di BIFF ini akan bertepatan langsung dengan tanggal penayangan resmi film di seluruh jaringan bioskop reguler Indonesia, yakni pada 8 Oktober 2026.
Tak berhenti di situ, Empat Musim Pertiwi juga telah terkonfirmasi resmi lolos untuk tayang di Tokyo International Film Festival pada akhir tahun 2026. Pihak promotor juga telah menggelar penayangan terbatas (limited screening) selama 7 hari, terhitung mulai 22 September hingga 28 September 2026 di sejumlah bioskop terpilih. (*)







