Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Menanggapi review tersebut, Resul menyebut bahwa harga seblaknya mahal karena bumbunya dibuat oleh chef khusus. Namun, yang membuat netizen bingung, ia justru menyinggung soal visa.

“Kak, visa aku setahun aja udah 40 juta rupiah, belum lagi kemasan khusus dan chef khusus. Seblaknya spesial, yang jual juga spesial, jadi harganya ikut spesial dong," tulisnya.

| Baca Juga: Ungkap Sosok Tristan Molina di Boyfriend Day, Olla Ramlan: Pria yang Tahu Cara Redakan Emosiku

Netizen pun bertanya-tanya, apakah pria tersebut memasukkan biaya visanya di harga penjualan produk seblak.

“Biaya pribadi ga usah dimasukkan ke HPP (Harga Pokok Penjualan). HPP tuh semua bahan yang dipakai buat seblak,” komentar seorang netizen.

“Repot visa, netizen yang suruh ikutan nanggung. Padahal dia sendiri yang mau ke Indonesia, bukan netizen yang minta,” komentar netizen lain.

Meski Mahal, Tetap Laku

Meski sejumlah netizen menyebut produk seblak Dinar dan Resul mahal, tetapi tetap banyak yang mau membelinya.

| Baca Juga: Gege Elisa Pamer Foto Prewedding, Tampil Romantis Bak di Negeri Dongeng

“Dan memang market-nya tuh, aku nggak tau ya, memang mungkin kata sister sister kemahalan segala macam, tapi alhamdulillah kayak sekarang tuh memang penjualannya lagi laku keras,” jelas Dinar.

Wanita asal Bandung, Jawa Barat, itu mengungkap bahwa produk seblaknya mungkin tidak cocok untuk semua market konsumen. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: