Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Keinginan memperbaiki kehidupan justru membawa Dedi ke dalam persoalan yang lebih besar. Dalam film horor terbaru Starvision, Dewi Siluman Ular, keputusan untuk mengambil jalan pintas melalui pesugihan membuat hidupnya berubah setelah ia terikat pernikahan dengan sosok makhluk gaib.

Dedi diperankan Derby Romero, sementara Dewi, perempuan yang ternyata merupakan jin berwujud siluman ular, dimainkan Anya Geraldine. Hubungan keduanya menjadi bagian penting dari konflik yang berkembang sepanjang cerita.

Dedi diceritakan berada dalam kondisi sulit. Tekanan ekonomi membuatnya mencari cara untuk mengubah keadaan dengan cepat.

Pilihan tersebut kemudian mempertemukannya dengan dunia pesugihan dan sebuah perjanjian yang membawa konsekuensi bagi kehidupan pribadi maupun keluarganya.

| Baca Juga: Hanna Aretha Debut di 'Empat Musim Pertiwi', Bawa Suara Teman Tuli ke Layar Lebar

Cerita kemudian berkembang ketika pernikahan Dedi dan Dewi mulai memengaruhi kehidupan orang-orang di sekitarnya. Unsur supernatural hadir bersamaan dengan persoalan keluarga serta dampak dari keputusan yang sebelumnya diambil Dedi.

Film ini mengambil inspirasi dari kisah yang pernah dibahas dalam podcast “Nikah Sama Jin” milik Prasodjo Muhammad. Episode tersebut menghadirkan Sherly Indrawati sebagai narasumber dan telah ditonton lebih dari 5,6 juta kali.

Produser Chand Parwez Servia mengatakan kisah tersebut menarik perhatian karena berkaitan dengan persoalan yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Film Dewi Siluman Ular berangkat dari kisah nyata yang pertama kali kami temukan di sebuah podcast. Dari kisah tersebut, kami menangkap fenomena yang masih terjadi di masyarakat, ketika tekanan ekonomi dan keinginan untuk mengubah nasib membuat seseorang memilih jalan pintas melalui pesugihan,” ujar Chand Parwez Servia.


Menurutnya, latar persoalan ekonomi menjadi salah satu bagian yang membuat cerita tersebut relevan untuk dikembangkan ke layar lebar. Horor dalam film ini kemudian berjalan beriringan dengan persoalan pilihan hidup dan konsekuensi dari sebuah perjanjian.

Azhar Kinoi Lubis dipercaya sebagai sutradara. Ia menghadapi tantangan untuk mengolah kisah yang sudah dikenal sebagian masyarakat menjadi cerita film dengan konflik serta dunia yang lebih luas.

1 2

Tags: