Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Data tersebut sejalan dengan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai sekitar 5,5 juta orang yang terpapar asap di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Leonardo kemudian mengapresiasi pemerintah Indonesia, pemadam kebakaran, masyarakat lokal, organisasi konservasi, penyelamat satwa, dan peneliti yang bekerja menangani kebakaran.

| Baca Juga: Bukan Cuma Galang Donasi, Sherina Munaf Turun Langsung Tangani Karhutla Kalimantan

Ia juga mengajak pengikutnya mengetahui lebih jauh upaya perlindungan hutan melalui tautan di bio Instagramnya.

Upaya perlindungan hutan tersebut dilakukan Leonardo melalui Re:wild, organisasi yang didirikannya bersama ilmuwan konservasi.

Perlu diketahui, angka 5 miliar USD atau sekitar Rp89,68 triliun yang pernah muncul dalam gerakan konservasi bukanlah dana pribadi Leonardo, melainkan komitmen kolektif sejumlah pendana dalam Protecting Our Planet Challenge.

Bukan Pertama Kali Leonardo Peduli Orangutan Indonesia

Kepedulian Leonardo terhadap satwa Indonesia sudah muncul sejak lama.

| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis

Pada Maret 2016, ia mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh, dan melihat langsung tiga orangutan Sumatera di Stasiun Penelitian Ketambe. Perjalanannya juga berkaitan dengan dukungan terhadap konservasi ekosistem Leuser.

Saat pandemi pada Juli 2020, Leonardo kembali menggunakan Instagram untuk mendukung program perlindungan orangutan Sumatera dari risiko COVID-19.

Ia membagikan kampanye penggalangan dana untuk Sumatran Orangutan Conservation Programme. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: