Bandingkan dengan Son Heung Min, Choi Siwon Sentil Pemain Timnas Korsel soal Isu Bebas Wamil
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Choi Siwon, anggota Super Junior, membagikan ulang video wawancara lawas pesepak bola Son Heung Min setelah Timnas Korea Selatan (Korsel) berhasil memenangkan medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Unggahan tersebut dianggap sebagai bentuk sindiran untuk para pemain yang mengaku lebih mementingkan keuntungan bebas wajib militer daripada medali emas itu sendiri.
Melalui Instagram pribadinya, Senin (5/10/2026), Siwon membagikan unggahan story yang menampilkan potongan wawancara Son Heung Min ketika meraih medali emas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

| Baca Juga: 9 Tahun Berlalu, Siwon Super Junior Kenang Masa Wamil Jadi Polisi
Dalam wawancara tersebut, Son menempatkan kemenangan tim dan dukungan masyarakat sebagai hal utama.
Ia mengatakan, "Banyak warga yang mengkhawatirkan dan mendukung kami seperti ini adalah urusan mereka sendiri."
"Berkat masyarakat, saya memenangkan medali emas. Meskipun sekarang saya yang memakainya, ini bukan medali saya, melainkan medali milik masyarakat," tambahnya.
Choi Siwon turut menuliskan pesan yang bermakna, "Beginilah seharusnya wawancara kemenangan dilakukan."
Unggahan itu kemudian dianggap sebagai sindiran tidak langsung terhadap sikap beberapa pemain timnas Korea Selatan setelah memenangkan Asian Games 2026.
| Baca Juga: Diminta Keluar Grup Super Junior, Siwon Buru Haters Sampai ke AS
Kenapa Wawancara Son Kembali Disorot?
Korea Selatan mengalahkan Jepang 1-0 pada final sepak bola putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu (3/10/2026). Hasil tersebut membuat Korea Selatan mencatat empat emas beruntun di cabang sepak bola putra.
Namun, perayaan kemenangan berubah menjadi kontroversi setelah Yang Min Hyuk, gelandang Timnas Korea Selatan, mengatakan dirinya lebih memikirkan keuntungan wajib militer dibanding medali atau trofi.
Kapten Lee Gi Hyuk juga sempat mengatakan, "Saya tidak akan masuk wajib militer."
Park Seung Su ikut mendapat sorotan setelah mengunggah foto mengenakan topi yang diasosiasikan dengan pembebasan wajib militer.
| Baca Juga: Bintang 'Lovely Runner', Song Ji Ho Akan Menikah dengan Kim Sori Oktober 2026
Dibandingkan dengan BTS
Perdebatan kemudian melebar ke persoalan keadilan. Sebagian warganet Korea Selatan kembali membandingkan keuntungan atlet dengan kewajiban yang dijalani para laki-laki Korea lainnya.
Salah satu komentar yang dikutip The Korea Times berbunyi, "Bahkan BTS pergi wajib militer, jadi apakah adil memberikan pembebasan hanya karena memenangkan emas Asian Games?"
Perlu diketahui, Korea Selatan menerapkan wajib militer bagi warga negara laki-laki. Namun, sistemnya memiliki pengecualian dan bentuk layanan alternatif berdasarkan kondisi tertentu.
Atlet yang meraih emas Asian Games atau medali Olimpiade dapat masuk kategori Art and Sports Personnel, bukan bebas dari seluruh kewajiban. Mereka tetap menjalani pelatihan dasar serta kewajiban pelayanan tertentu.
| Baca Juga: Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Makin Meriah, Anggun C Sasmi Siap Tampil di GBK
Son Heung Min, Kapten Timnas Korea Selatan, sendiri juga menjalani pelatihan militer selama tiga minggu pada 2020 setelah sebelumnya mendapatkan status Art and Sports Personnel berkat emas Asian Games 2018.
Lee Kang In, pemain andalan skuad senior Timnas Korea Selatan, juga memperoleh manfaat serupa setelah membantu tim negaranya meraih emas Asian Games 2022.
Federasi Sepak Bola Korea Minta Maaf
Kontroversi ucapan soal wamil dari para pemain akhirnya membuat Korea Football Association (KFA) menyampaikan permintaan maaf pada Minggu (4/10/2026).
Federasi menyesalkan pernyataan sejumlah pemain yang dianggap mengecewakan publik dan prajurit militer yang sedang menjalankan tugas.
Para pemain yang menjadi sorotan juga menyampaikan permintaan maaf. KFA menyatakan akan memperkuat pendidikan etika dan sikap pemain saat menjalankan tugas sebagai anggota tim nasional. (*)







