Andovi da Lopez Dalami Buku Machiavelli dan Kant demi Peran di Film 'Bapak Paling Jujur'
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Andovi da Lopez mendapat peran dalam film Bapak Paling Jujur, sebuah film komedi yang mengangkat cerita berlatar politik sekaligus menyinggung isu integritas dan kejujuran. Keterlibatan Andovi dalam film tersebut menjadi perhatian lantaran selama ini ia dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap berbagai situasi politik.
Namun, menurut Andovi, kesempatan bermain dalam film tersebut justru menjadi pengalaman yang ia nikmati karena film merupakan salah satu medium untuk menyampaikan ekspresi.
Andovi mengaku tidak merasa terbebani ketika mendapat tawaran untuk bermain dalam film yang membawa latar cerita politik tersebut.
Menurutnya, kesempatan itu merupakan sebuah privilege karena ia dapat menyampaikan gagasan melalui medium seni, khususnya film.
| Baca Juga: Satu Dekade Berkarya, Andovi da Lopez Akhirnya Dapat Peran Impian di Film Bapak Paling Jujur
"Ini sebuah privilege bagi aku untuk bisa dapat peran ini. Menurut aku, seni, terutama film adalah medium yang paling baik untuk menyuarakan ekspresi apa pun itu," ujar Andovi saat ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).
Aktor 32 tahun ini mengaku senang mendapatkan pengalaman tersebut dari produser maupun sutradara film, Fajar Nugros.
Andovi juga merasa karakter yang dimainkannya memiliki keterkaitan dengan sejumlah peran yang pernah ia bawakan sebelumnya.
Ia mengatakan sejak beberapa tahun lalu kerap mendapat karakter yang berhubungan dengan politik, pemerintahan, hingga kepemimpinan.
| Baca Juga: Lionel Messi Masuk Dunia Animasi Disney, Jadi Bocah 12 Tahun Lawan Para Raksasa
"Kayaknya dari dulu memang nasib aku selalu memerankan karakter seperti ini," katanya.
Ia kemudian menyebut sejumlah pengalaman sebelumnya. Pada 2014 dan 2019, Andovi memerankan sosok Joko Widodo dalam Rap Battle. Kemudian pada 2024, ia memerankan sosok Anies dalam program yang sama.
Selain itu, Andovi pernah memainkan karakter anggota DPR dalam DPR Musikal dan menjadi calon presiden dalam Polarisasi. Bagi Andovi, berbagai pengalaman tersebut membuatnya semakin menyukai karakter yang berada di wilayah politik karena dapat memadukan unsur seni dan hiburan.
"Makanya peran-peran seperti ini sangat aku cintai karena perpaduan yang pas antara seni dan entertainment. And it's fun, apalagi ketika karakternya tidak bisa berbohong. Kalau Andovi yang asli kan selalu jujur," ujarnya berseloroh.
| Baca Juga: Nandhi Narendra Turunkan BB 7 Kg, Pakai Kostum Seberat 10 Kg di Film ‘Rambut Sewu’
Baca Karya Machiavelli dan Kant
Untuk mempersiapkan karakter dalam Bapak Paling Jujur, Andovi mengaku membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Ia menjalani proses reading dan acting coaching bersama Bento atau Benidictus, bahkan sebelum pemeran lainnya diterima sebagai pemain.
Setelah itu, Andovi bertemu dengan sutradara Fajar Nugros. Dalam proses pendalaman karakter, ia mendapat dua buku yang harus dibaca, yakni karya Niccolò Machiavelli dan Immanuel Kant.
Kedua bacaan tersebut diberikan untuk membantu Andovi memahami sudut pandang mengenai dua tipe kepemimpinan yang berbeda.
| Baca Juga: Dituding Mempermainkan Agama karena Lepas-Pasang Hijab, Berliana Lovell Kenang Kepergian Ayah
"Tiba-tiba disuruh baca filosofi untuk mengerti sudut pandang pemimpin yang pragmatis dan memenangkan segalanya, serta pemimpin yang ingin menang atas dasar kebaikan," ujarnya.
Menurut Andovi, proses tersebut membuat dirinya mendapatkan banyak pembelajaran, terutama dari Nugros.
"Jadi saya banyak belajar dari Mas Nugros," kata Andovi.
Tak Khawatir Film Dikaitkan dengan Politik
Meski film Bapak Paling Jujur memiliki latar cerita yang berkaitan dengan pemilu, Andovi mengaku tidak merasa khawatir ataupun deg-degan terhadap respons keluarga maupun teman-temannya.
Ia menegaskan sejak awal dirinya tidak pernah merasa takut karena menurutnya film tersebut tidak dibuat dengan tujuan buruk.
"Saya tidak pernah deg-degan, karena tujuan dari film ini tidak pernah ada niat yang buruk," ujar Andovi.
Andovi juga menegaskan film tersebut tidak dibuat untuk menyerang atau menjatuhkan pihak tertentu. Menurutnya, isu politik dalam film hanya menjadi latar untuk menyampaikan pesan yang lebih luas mengenai integritas.
"Kita tidak pernah membuat film ini untuk menjatuhkan si A atau si B. Kita cuma mau bicara soal nilai integritas, yaitu kejujuran," katanya.
| Baca Juga: Putri Marino Rela Kosongkan Jadwal Demi Peran di 'Empat Musim Pertiwi'
Cerita film ini berpusat pads Jonas Prakoso (Andovi da Lopez), seorang calon gubernur yang terbiasa membangun citra dan menjaga setiap kata yang keluar dari mulutnya. Semua berubah ketika sebuah kutukan dari neneknya membuat Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong.
Namun persoalannya bukan sekadar tidak bisa berbohong. Jonas juga kehilangan filter. Apa yang ada di kepalanya bisa langsung keluar begitu saja, termasuk hal-hal yang seharusnya disimpan, dipikirkan ulang, atau disampaikan dengan cara yang lebih tepat.
Kejujuran yang seharusnya menjadi kekuatan justru mulai membawa konsekuensi dalam kampanye, pekerjaan, hubungan keluarga, hingga kehidupan pribadinya.
Film berdurasi 103 menit ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026. Selain Andovi da Lopez, Bapak Paling Jujur menghadirkan ensemble cast yang terdiri dari Claresta Taufan, Benidictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan pemain lainnya. (*)







