Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Warga Surabaya dihebohkan dengan suara ledakan keras di kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, pada Selasa (6/10/2026) pagi.

Ledakan tersebut diketahui berasal dari ruko Nasi Tempong Sri Dewi. Setidaknya 5 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara puluhan bangunan di sekitarnya terdampak.

Pihak kepolisian mencatat ada 41 ruko yang mengalami kerusakan. Bangunan terdekat dari lokasi mengalami kerusakan parah, lainnya rusak ringan.

Dari hasil penyelidikan diduga ledakan bersumber dari kebocoran selang yang terhubung pada tabung gas 50 kilogram.

| Baca Juga: Kalimat 'I Am Jane Doe' Viral di TikTok dan Instagram, Kenapa Semua Orang Pakai Nama yang Sama?

Kapolsek Mulyorejo Kompol Subadri mengatakan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya masalah sambungan selang saat pemasangan.

"Dari awal ada kebocoran selang LPG. Selang bocor, alarm LPG menyala. Terjadi pembekuan LPG dan meledak," ujar Subandi kepada awak media, Selasa (6/10/2026).

Insiden tersebut dikatakan berjalan begitu cepat. Lima orang karyawan yang sedang memasak di dalam ruko Nasi Tempong Sri Dewi tidak sempat menyelamatkan diri.

Mereka mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke RS Haji Surabaya dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan.

Di sisi lain, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti dan kronologi lengkap.

| Baca Juga: Dugaan Mahasiswi Cornell University Dirudapaksa 7 Pria Hebohkan AS, Begini Kronologinya

Manajemen RM Nasi Tempong Buka Suara

Pihak manajemen Nasi Tempong Sri Dewi buka suara mengenai insiden ledakan di rumah makan mereka. Melalui pernyataan yang dirilis ke media sosial, mereka menyampaikan permintaan maaf kepada para pihak yang terdampak.

"Segenap manajemen dan keluarga besar Tempong Sri Dewi ingin menyampaikan permintaan maaf dari lubuk hati yang paling dalam, atas segala dampak dan kesulitan yang timbul akibat kejadian hari ini," bunyi pernyataan yang diunggah ke Instagram @ntsridewi, Selasa (6/10/2026).

Pihak manajemen menyatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk menghubungi semua pihak yang terlibat dan mengupayakan penyelesaian masalah.

"Kami juga berharap kondisi di sekitar lokasi dapat segera kembali aman, tenang, dan pulih seperti sediakala," harap mereka.

| Baca Juga: Viral Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bak Apartemen, Begini Potretnya!

Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Karena masih dalam penyelidikan, pihak kepolisian belum bisa menentukan siapa yang menjadi tersangka atau harus bertanggung jawab atas insiden ledakan di kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City.

Namun, manajemen Nasi Tempong Sri Dewi menyatakan bahwa mereka telah berusaha untuk melakukan penyelesaian, tanpa menjelaskan metode penyelesaian seperti apa yang akan ditempuh. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: