Endy Arfian Langgar Pantangan di 'Hungry Ghost Festival', Ungkap Ketakutan Saat Syuting
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleAda pengalaman menarik ketika Endy pertama kali mengenal proyek ini. Melihat judulnya, ia sempat mengira Hungry Ghost Festival merupakan festival rekaan untuk kebutuhan cerita.
“Aku kira ini cuma fiksi atau pembuatannya sutradara kita, Mas Imam Darto. Ternyata setelah aku diceritain, aku jadi tahu nih kalau ternyata Hungry Ghost Festival ini beneran ada,” ungkapnya.
Penjelasan tersebut membuat Endy semakin tertarik mempelajari budaya dan tradisi yang menjadi latar film.
Menurut Endy, perayaan itu masih dijalankan oleh komunitas di sejumlah daerah Indonesia, termasuk Semarang, Singkawang, dan Bangka Belitung. Dalam penuturannya, festival hantu lapar menjadi bagian dari rangkaian bulan hantu pada bulan ketujuh kalender Tionghoa.
Bagi Endy, kesempatan mengenal tradisi tersebut memberi pengalaman tersendiri. Terlebih, kisah Raka juga menawarkan ruang untuk mengeksplorasi konflik keluarga dan persahabatan.
“Karakter yang aku peranin di sini itu juga sangat menarik untuk diolah,” katanya.
Meski banyak menghadirkan komedi dan drama, Endy memastikan unsur horor dalam film ini tetap terasa. Bahkan, ia mengaku benar-benar takut ketika harus beradegan bersama sosok hantu di lokasi syuting.
| Baca Juga: 'Pulang Kampung' Rilis Trailer, Film Musikal Batak Tentang Cinta dan Budaya Berlatar Danau Toba
“Menurutku, walaupun horornya tidak sebanyak komedi dan dramanya, tapi jujur serem,” ujar Endy.
Rasa takut itu muncul karena penampilan sosok hantu yang dibuat tim tata rias efek. Mengetahui dirinya sedang berada di lokasi syuting rupanya tidak serta-merta membuat Endy bisa bersikap santai.
“Ketika kita syuting, aku tahu itu sosoknya serem banget karena aku beneran takut pada saat syuting,” lanjutnya.







